Amerika & Panama Buka Peluang ke 8 Besar

Tuan rumah Amerika Serikat dan Panama membuka jalan ke babak 8 besar Gold Cup (Piala Emas) 2017 setelah berhasil memenangi matchday kedua Grup B pada Kamis pagi WIB (13/7/2017).

Dalam laga di Tampa, Florida, AS, tuan rumah sempat menghadapi perlawanan hebat dari Martinique sebelum susah payah menekuk tim wilayah protektorat Prancis di Karibia itu—yang luasnya tak lebih dari DKI Jakarta ditambah Bekasi—dengan skor tipis 3-2.

Menghadapi lawan yang ‘tak punya nama’ di persepakbolaan dunia, AS ditahan 0-0 hingga turun minum dan baru bisa membuka skor lewat bek Omar Gonzalez menuntaskan kemelut di depan gawang Martinique memanfaatkan bola rebound dari kiper Kevin Olimpa saat babak kedua berjalan 9 menit.

Berselang 10 menit kemudian AS menggandakan keunggulan melalui sontekan pelan dari jarak pendek oleh Jordan Morris dengan menyambar umpan silang Eric Lichaj dari sisi kiri wilayah pertahanan Martinique.

Namun, ketinggalan dua gol tak mengecilkan nyali para pemain Martinique. Tim asuhan pelatih Jean-Marc Civault itu pun bangkit dan melesakkan dua gol balasan lewat kontribusi Kevin Parsemain pada menit ke-66 dan 76. Skor menjadi 2-2.

Namun, AS tak mau keunggulan yang telah sempat diperoleh lepas begitu saja. Hanya dalam hitungan detik, AS memulihkan keunggulan, lagi-lagi dengan gol Morris, kali ini dia menyambar umpan silang Gyasi Zardes yang dilepas dari sisi kanan pertahanan Martinique.

Dalam pertandingan lainnya, Panam mengatasi Nikaragua dengan skor tipis 2-1 berkat gol-gol sumbangsih Ismael Diaz (50’) dan Gabriel Torres (57’). Dua gol itu membalikkan skor di mana Nikaragua sempat unggul lebih dulu melalui gol Carlos Chavarria pada menit ke-48.

Dengan hasil dua pertandingan itu, AS dan Panama sama-sama mendulang nilai 4 hasil satu kemenangan dan satu imbang. AS berhak di posisi teratas klasemen sementara Grup B karena unggul produktivitas mencetak gol dari Panama meski sama-sama memiliki selisih satu gol.

Sementara itu Martinique di posisi ketiga dengan nilai 3, sedangkan Nikaragua di dasar klasemen, belum mendapat angka. Meski begitu, secara matematis Nikaragua masih bisa lolos ke 8 besar sebagai salah satu dari dua tim runner up terbaik dari tiga grup jika menaklukkan AS di matchday terakhir fase grup.

Piala Emas merupakan turnamen antarnegara anggota Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Karibia (The Confederation of North, Central America and Caribbean Association Football/Concacaf) yang diselenggarakan setiap 2 tahun sekali.

Putaran final Piala Emas 2017 diikuti 12 negara yang dibagi menjadi tiga grup yang masing-masing berisi empat tim. Setiap juara dan runner up grup lolos ke babak 8 besar bersama dua peringkat ketiga terbaik.

Grup A terdiri atas Kosta Rika, Guyana Prancis, Honduras, dan Kanada. Di Grup B terdapat tuan rumah AS, Panama, Nikaragua, dan Martinique. Sedangkan Grup C diisi juara bertahan Meksiko, Jamaika, El Salvador, dan Curacao.

Meksiko adalah juara terbanyak Piala Emas sejak digelar pertama kali pada 1991 yakni tujuh kali pada edisi 1993, 1996, 1998, 2003, 2009, 2011, dan 2015. AS juara lima kali pada 1991, 2002, 2005, 2007, dan 2013, sedangkan Kanada satu kali pada 2000.

Sebelum 1991, kejuaraan antarnegara anggota Concacaf disebut sebagai Kejuaraan Concacaf yang berlangsung sejak 1963 hingga 1989 di mana Timnas AS belum dilibatkan.

Meksiko, bersama Kosta Rika, juga juara terbanyak Kejuaraan Concacaf masing-masing tiga kali. Meksiko juara pada 1965, 1971, dan 1977, sedangkan Kosta Rika 1963, 1969, 1989. Empat timnas yakni Guatemala, Haiti, Honduras, dan Kanada masing-masing satu kali tampil sebagai juara.

 

sport-detik.com | Berita Bola, Prediksi Bola, Hasil Pertandingan, Jadwal Pertandingan, Skor Bola, Klasemen dan Transfer Pemain
Sumber : Bisnis.com

Pos Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *