Bayern Muenchen Juara Piala Super Jerman

Bayern Muenchen bisa sedikit lega setelah tak mendapatkan hasil baik di pramusim. Dalam laga resmi, DFL-Supercup alias Piala Super Jerman, Muenchen menjai juara setelah mengalahkan pesaing utama di tanah Jerman, Borussia Dortmund.

Dalam laga yang digelar di Signal Iduna Park, Minggu (6/8) dini hari WIB, Muenchen menang melalui drama adu penalti dengan skor 5-4.

Bermain di kandang sendiri, Dortmund mampu menggebrak lebih dahulu. Pada menit ke-12, Dortmund unggul lewat gol yang dicetak Christian Pulisic lewat aksi solo run apik yang dituntaskan dengan gol ke gawang Sven Ulreich.

Sial bagi Dortmund, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Enam menit setelahnya, Bayern menyamakan kedudukan melalui Robert Lewandowski. Umpan silang mendatar dari Josua Kimmich sukses dikonversi Lewy menjadi gol dengan sontekan kaki kanan.

Gol Lewy membuat pertandingan semakin sengit. Jual beli serangan tak terelakkan sepanjang babak pertama. Namun, skor 1-1 tak mengalami perubahan sampai wasit Felix Zwayer meniup peluit tanda babak pertama sudah tuntas.

Kembali dari ruang ganti, Dortmund kembali mengambil inisiatif menyerang lebih dahulu. Upaya anak asuh Peter Bosz membuahkan hasil pada menit ke-71. Pierre-Emerick Aubameyang mengantarkan Dortmund kembali unggul usai melambungkan bola ke arah gawang melewati jangkauan kiper Bayen, Sven Ulreich.

Akan tetapi, lagi-lagi Bayern menunjukkan mental baja untuk bisa mengejar ketinggalan. Die Roten kembali menyamakan kedudukan setelah kemelut di depan gawang Dortmund dioptimalkan menjadi gol. Berdasarkan tayangan ulang, itu dianggal gol bunuh diri Roman Buerki yang memengaruhi arah bola sebelum melewati garis gawang.

Pada waktu tersisa, kedua kubu semakin gencar menekan demi mengejar gol penentu kemenangan. Namun, upaya keduanya gagal sehingga laga terpaksa dilanjutkan ke babak adu penalti.

Dari lima eksekutor awal Bayern, hanya Kimmich yang gagal melesakkan bola berkat aksi penyelamatan Buerki. Sementara di kubu Dortmund, eksekusi dari algojo keempat mereka, Sebastian Rode, mampu digagalkan Ulreich.

Setelah skor imbang 4-4 hingga eksekutor kelima, Niklas Suele maju sebagai algojo keenam Bayern dan sukses menaklukkan gawang Buerki. Kebalikan dengan nasib Marc Bartra yang menjadi algojo keenam Dortmund. Bola sepakan kaki kanannya mampu ditebak dan ditepis oleh Ulreich. Bayern menang 5-4 dalam drama adu penalti.

Kemenangan ini membuat Bayern meningalkan Dortmund sebagai pengoleksi gelar terbanyak DFL-Supercup dengan total 6 trofi. Sementara, Dortmund terpaut satu gelar di bawah sang rival.

Borussia Dortmund (4-3-3): 38-Roman Burki; 26-Lukasz Piszczek, 25-Sokratis Papastathopoulos; 5-Marc Bartra, 2-Dan-Axel Zagadou (30-Felix Passlack 77’); 19-Mahmoud Dahoud (18-Sebastian Rode 46’), 8-Nuri Sahin, 27-Gonzalo Castro; 7-Ousmane Dembele, 17-Pierre-Emerick Aubameyang, 12-Christian Pulisic (20-Maximilian Philipp 90’).
Pelatih: Peter Bosz

Bayern Munchen (4-3-3): 26-Sven Ulreich; 32-Joshua Kimmich, 8-Javier Martinez (4-Niklas Sule 60’), 5-Mats Hummels, 13-Rafinha; 24-Corentin Tolisso (35-Renato Sanches 84’), 19-Sebastian Rudy, 23-Arturo Vidal; 25-Thomas Muller (29-Kingsley Coman 67’), 9-Robert Lewandowski, 7-Franck Ribery.
Pelatih: Carlo Ancelotti

 

sport-detik.com | Berita Bola, Prediksi Bola, Hasil Pertandingan, Jadwal Pertandingan, Skor Bola, Klasemen dan Transfer Pemain
Sumber : JPNN.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *