Bursa Transfer: Misteri Masa Depan Alexis Sanchez di Arsenal

Keberadaan penyerang asal Cile, Alexis Sanchez, di Arsenal terus dibicarakan. Setelah menjadi pencetak gol terbanyak Arsenal musim lalu dengan membobol gawang lawan 24 kali dalam 38 pertandingan Liga Primer Inggris, Sanchez memasuki tahun terakhir kontraknya. Tapi ia belum mau menandatangani kontrak baru.

Bek tengah dan kapten Arsenal, Per Mertesacker, mengatakan rekannya ini seharusnya dibiarkan sendirian untuk memutuskan masa depannya. “Ia butuh istirahat sekarang,” kata Mertesacker kepada para wartawan di Shanghai, Cina, Minggu lalu. Arsenal akan menghadapi Bayern Muenchen di sana dalam laga persahabatan, Rabu mendatang.

Arsenal sedang melakukan tur pramusim di Asia dan Sanchez tidak ikut serta diizinkan berlibur ke negaranya, Cile, karena baru saja tampil membela tim nasionalnya pada Piala Konfederasi 2017 di Rusia.

“Ia butuh bersantai. Ia sudah berbuat banyak untuk kami. Ia bermain hampir di semua pertandingan musim lalu dan kemudian di Piala Konfederasi,” kata Mertesacker.

Sanchez, yang ditemui wartawan di Cile, bilang ingin bermain di Liga Champions Eropa tapi masih menunggu keputusan Arsenal soal dirinya. “Kebenarannya adalah keputusan tidak bergantung pada saya,” kata Sanchez kepada Radio Sport di Cile.

“Saya telah membuat keputusan, tapi sekarang kami menunggu tanggapan Arsenal. Itu bergantung pada mereka. Saya harus menunggu untuk mengetahui apa yang mereka inginkan,” Sanchez melanjutkan.

Partisipasi Arsenal di kejuaraan antarklub Eropa musim depan, yang hanya sebatas di Liga Europa, ada kemungkinan menjadi faktor terpenting dalam pertimbangan Sanchez.

“Saya ingin bermain dan memenangi Liga Champions. Itu adalah mimpi saya sejak kecil,” katanya. Hal inilah yang bisa memberikan dorongan besar buat Manchester City untuk melamar pemain yang akan berusia 29 tahun pada Desember nanti tersebut.

Sánchez belum menunjukkan kesediaannya untuk bersepakat dengan kontrak baru yang berisi gaji sampai 300 ribu pound sterling per pekan atau sekitar Rp 5,22 miliar di klub yang bermarkas di Stadion Emirates, London, ini. Meskipun Manajer Arsenal, Arsene Wenger, mengatakan saat timnya melakukan tur pramusim di Australia bahwa ia sudah berbicara dengan pemainnya ini.

“Tentu saja ia akan bertahan,” kata Wenger. “Tidak ada yang harus banyak diselesaikan dengan pemain. Saya bicara melalui teks dan itu sangat positif. Pikiran saya selalu positif.” Arsenal sudah menambah kekuatan lini depannya dengan merekrut penyerang Alexandre Lacazette.

Hal inilah yang menambah perkiraan bahwa Sanchez akan bereuni dengan pelatih Pep Guardiola di City. Adalah Guardiola yang membawa Sanchez bergabung dengan klub Barcelona pada 2011.

“Ia bisa bermain di ketiga posisi di lini depan. Ia punya banyak energi, rajin membantu pertahanan, duel satu lawan satu, dan punya kemampuan menggiring bola. Ia anak yang baik,” kata Guardiola suatu ketika tentang mantan pemainnya di Barca ini.

Ketika Arsenal bermain 2-2 melawan City pada akhir musim 2016/2017, April lalu, Alexis Sanchezmenemui Guardiola di kamar ganti setelah pertandingan.

 

sport-detik.com | Berita Bola, Prediksi Bola, Hasil Pertandingan, Jadwal Pertandingan, Skor Bola, Klasemen dan Transfer Pemain
Sumber :  Tempo.co

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *