Chelsea Vs Barcelona: Chelsea Bisa Menang Asal Mau Belajar

Koran Marca menyajikan analisis tentang peluang Barcelona untuk mengalahkan Chelsea pada babak 16 besar Liga Champions Eropa, 21 Februari dan 15 Maret 2018, seandainya dimainkan sekarang.

Hal itu berdasarkan suasana yang kontras di Chelsea dan Barcelona kini. Tapi, klub berjuluk The Blues dari London itu bisa mengambil inspirasi dari sukses pendahulunya pada 2012 yang menyingkirkan Barca pada semifinal.

Chelsea di bawah asuhan asuhan manajer Antonio Conte sedang terpuruk karena mengalami dua kekalahan beruntun di Liga Primer Inggris sekarang dan terancam terlempar dari empat besar.

Sebaliknya, Barcelona di bawah asuhan Ernesto Valverde baru saja menjalani 22 pertandingan tak terkalahkan dan memimpin klasemen La Liga Spanyol.

Tapi, Barcelona yang memang superhebat dengan pemain andalan seperti Lionel Messi dan Luis Suarez bukan tak bisa dikalahkan.

Rekan seangkatan Conte di tim nasional Italia, Roberto di Matteo, pada 24 April 2012 membawa Chelsea menyingkirkan Barcelona dengan skor agregat 3-2 pada semifinal.

Dalam pertandingan di Camp Nou, penyerang kawakan Spanyol, Fernando Torres, yang tampil menggantikan Didier Drogba berhasil membobol gawang tuan rumah Barcelona pada menit terakhir melalui serangan balik. Gol Torres itulah yang menentukan kemenangan Chelsea.

Mengacu pada pertandingan 2012, Conte perlu lebih memperkuat sistem pertahanannya. Lini ini disoroti Marca sebagai titik lemah pasukan Conte. Sebaliknya, lini pertahanan Barca dengan kiper asal Jerman, Marc-Andre ter Stegen, dan bek tengah dari Prancis, Samuel Umtiti, disanjung sebagai yang terbaik di Eropa saat ini.

Chelsea memang kebobolan tujuh gol dalam dua pertandingan dan Conte masih menunggu kondisi fisik terakhir bek Andreas Christensen untuk bisa tampil di Liga Champions.

Tapi, bek The Blues lainnya, Cesar Azpilicueta, menegaskan mereka akan berlatih keras untuk bangkit menghadapi West Brom pada lanjutan Liga Inggris dan melawan Barcelona.

Pertahanan kuat dan serang balik yang cepat serta tajam akan menjadi kunci pasukan Antonio Conte untuk bisa menumbangkan raksasa Barcelona. Sebab, daya ledak The Blues sekarang ada pada gelandang serangnya dari Belgia, Eden Hazard, dan bukan pada penyerang Spanyol yang masih angin-anginan, Alvaro Moratta, dan pemain kawakan Prancis pindahan dari Arsenal, Olivier Giroud, yang belum terbukti bisa ampuh lagi.

Berikut daftar ketajaman pemain dua tim ini:

Leo Messi: 27 gol dalam 34 pertandingan

Luis Suarez: 19 gol 31 pertandingan

Alvaro Morata: 12 gol 31 pertandingan

Eden Hazard: 13 gol 35 pertandingan

sport-detik.com | Berita Bola, Prediksi Bola, Hasil Pertandingan, Jadwal Pertandingan, Skor Bola, Klasemen dan Transfer Pemain
Sumber : Bisnis.com

Pos Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *