Chelsea Vs Manchester United: Magnet Itu Bernama Nemanja Matic

Bak magnet, Nemanja Matic, 29 tahun, diyakini bakal jadi pusat perhatian dalam laga besar Chelsea versus Manchester United di Stadion Stamford Bridge, malam ini. Ini merupakan pertama kalinya Matic tampil di stadion berkapasitas 41.837 kursi itu sejak pindah ke MU pada musim transfer lalu.

Jika diingat, kepindahan Matic ke MU menyisakan tanda tanya besar di hati hampir seluruh fan Chelsea. Tiga musim menjadi tulang punggung Chelsea, Matic turut menyumbang dua gelar juara Liga Primer Inggris dan satu trofi Piala Liga Inggris.

Pemain berkebangsaan Serbia itu mampu menjadi penyeimbang lini tengah The Blues. Matic selalu berperan dalam menyelaraskan barisan pertahanan dan lini serang Chelsea. Peran itu ia mainkan dengan apik.

Manajer MU, Jose Mourinho, sampai sekarang masih belum percaya jika ada nama Matic di skuadnya. Menurut Mourinho, pembelian Matic ialah kejutan yang sangat menggembirakan.

“Saya benar-benar kaget ketika agen Matic meneleponku dan berkata apakah saya inginkan Matic di MU. Sempat terpikir jika ini guyonan. Tapi saya ingat agen Matic bukan orang yang doyan basa-basi. Lalu, saya jawab, tentu aku mau Matic,” kata Mourinho mengenang.

Benar saja, manajemen MU menebus Matic dengan harga 40 juta pound sterling atau sekitar Rp 680 miliar. Seketika Matic menjadi pemain andalan pelatih berusia 54 tahun berpaspor Portugal itu. Buktinya, Matic tampil 90 menit penuh selama 10 kali laga Liga Primer Inggris.

Mourinho optimistis Matic dapat melakoni laga pertamanya di Stamford Bridge sebagai lawan Chelsea dengan baik, tanpa rasa canggung. “Saya pikir semuanya akan berjalan normal seperti pertandingan lainnya,” kata mantan Manajer Chelsea dan Real Madrid itu.

Sebaliknya, tuan rumah sepertinya belum sepenuhnya move on setelah kepergian Matic. Wajar, setelah Matic hengkang, hanya ada N’Golo Kante yang menjadi pemain tengah andalan mereka. Celakanya, Kante cedera hamstring sejak 8 Oktober lalu dan belum pulih juga.

Bisa ditebak, tanpa pemain penjaga keseimbangan, lini tengah Chelsea bisa limbung. Chelsea tumbang di tangan Crystal Palace pada 14 Oktober lalu dan digilas 0-3 di kandang Roma dalam lanjutan penyisihan grup Liga Champions, Rabu lalu.

Penjaga gawang Chelsea, Thibaut Courtois, mengakui kepergian Matic berdampak besar bagi timnya. Pemain berumur 25 tahun asal Belgia itu yakin kondisi Chelsea tak akan naik-turun jika Matic masih berseragam biru.

“Seharusnya kami tak perlu mengingat masa lalu, terlebih ini adalah keputusan Matic. Tapi, Matic memang pemain berkualitas dan sinarnya berlanjut di MU,” kata Courtois.

Ia pun tak tahu kenapa manajemen Chelsea tak bisa mencegah Matic pergi. Hal yang ia tahu, jika seorang pemain sungguh ingin pindah ke tim lain, maka klub tak bisa serta-merta menolaknya.

“Ini adalah hal yang biasa dalam sepak bola. Kami tak boleh larut dalam penyesalan karena kami masih punya banyak pemain berkualitas. Saya harap kami bisa tunjukkan jika kami bisa tampil lebih baik,” kata Courtois.

Selain laga Chelsea versus Manchester United, Liga Inggris malam ini juga akan menampilkn laga seru lain: Manchester City versus Arsenal.

 

sport-detik.com | Berita Bola, Prediksi Bola, Hasil Pertandingan, Jadwal Pertandingan, Skor Bola, Klasemen dan Transfer Pemain
Sumber : Tempo.co

Pos Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *