Ahmad Dhani Sebut Projo Tidak Mengerti Hukum

DetikSport Jakarta – Musisi Ahmad Dhani dan kuasa hukumnya enggan melaporkan balik Pro Jokowi (Projo) dan Laskar Rakyat Jokowi (LRJ), terkait laporan dugaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo ke Polda Metro Jaya. Sebab, laporan itu dinilai salah karena tidak sesuai peraturan hukum. Dhani pun menyebut Projo tidak mengerti hukum. “Ya namanya juga gak ngerti hukum, gak usah diomongin lah. Soalnya gak ngerti hukum Projo itu. Jadi pesan saya kepada Projo dan laskar-laskar lain Jokowi, belajar hukum lagi lah,” ujar Dhani, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (9/11). Sementara itu, kuasa hukum Dhani, Ramdan Alamsyah mengatakan, kliennya tidak perlu melaporkan balik Projo karena apa yang dilaporkan tidak sesuai dengan peraturan hukum. “Karena kami melihat statement dari padaPpak Kabid Humas Polda Metro Jaya (Kombes Pol Awi Setiyono) jelas, dan itu juga ada di media, yang berhak melaporkan Pasal 207 sesuai dengan putusan Mahkamah Kontitusi 1302 kalau tidak salah tahun 2006, itu presidennya sendiri,” ujar Ramdan, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (9/11). Dikatakannya, masyarakat jangan percaya dengan berita-berita yang seolah-olah Dhani mencemarkan nama baik Presiden Jokowi. “Artinya apa, kemurnian pergerakan pada saat tanggal 4 November kemarin itu jangan kemudian dicederai dan seolah-olah difitnah balik kepada kita mencemarkan nama baik presiden atau mendiskreditkan presiden. Itu tidak benar,” ungkapnya. Menurutnya, video yang beredar sudah dipotong dan merubah makna pernyataan Dhani. “Kata akhir itu dipotong seolah-olah merubah makna. Jangan kemudian mau dibodohi oleh oknum yang merasa dirinya paling benar. Lucu, sangat lucu ketika dalam satu laporan itu korbannya itu bukan Presiden Jokowi. Di sini dari data yang kita dapat, korbannya itu LSM, ormas Projo dan pendukungnya. Sekarang kalau bicara Pasal 207 kenapa di sini disebutkan sebagai korban itu bukan presiden?” tandasnya. Sebelumnya diketahui, LRJ dan Projo melaporkan Ahmad Dhani terkait dugaan penghinaan terhadap presiden, ke SPKT Polda Metro Jaya, Senin (7/1) kemarin. LRJ dan Projo menilai Ahmad Dhani telah melecehkan dan menghina presiden dengan menyampaikan ucapan yang tidak senonoh pada saat berorasi dalam aksi unjuk rasa, di depan Istana Negara, Jumat (4/11) lalu. Laporan yang dibuat LRJ dan Projo tertuang dalam laporan polisi bernomor, LP/5423/XI/2016/PMJ/Dit Reskrimum, tertanggal 7 November 2016, terkait dugaan pelanggaran Pasal 207 KUHP tentang penghinaan terhadap penguasa. Bayu Marhaenjati/FMB BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu

Pos Terkait