Antiperang, Pemain NBA Noah Tolak Ajakan Makan Malam di West Point

DetikSport Amerika Serikat – Pemain basket NBA dari New York Knicks Joakim Noah menolak undangan makan malam bersama dengan calon prajurit akademi militer AS West Point pada Kamis malam waktu setempat karena dirinya antiperang. Knicks saat ini tengah melakukan training camp di West Point sebagaimana dilakukan tahun-tahun sebelumnya. Noah mengatakan dirinya tidak merasa nyaman berada di West Point. “Ini sulit bagi saya. Saya menghormati para pemuda yang menjadi prajurit dan membela negara. Tapi bagi saya, perang adalah hal yang sulit dimengerti. Kenapa para pemuda harus pergi saling membunuh pemuda lain di seluruh dunia. Saya bangga akan AS tapi saya tidak setuju pemuda saling bunuh,” kata Noah, yang pernah menjadi pemain bertahan terbaik di NBA. West Point sendiri mengeluarkan pernyataan mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap politik Noah. “Akademi West Point membangun karakter pemimpin yang akan berjuang mempertahankan negara ini. Kami merasa kecewa dan merasa pilihan Noah tidak pantas karena sumbangsih West Point terhadap sejarah AS,” tulis West Point. Sikap protes terhadap negara sebelumnya pernah dilakukan atlet-atlet lain sebagai bentuk kritik atas pemerintahan AS. Baru-baru ini pemain Football Colin Kaepernick menolak berdiri saat lagu kebangsaan AS dinyanyikan. Kaepernick mengatakan aksi protesnya dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat AS akan kekerasan dan pembunuhan yang dilakukan polisi terhadap warga minoritas. Pada era 90an, pemain basket NBA Mahmoud Abdul Rauf (mualaf yang tadinya bernama Chris Jackson) juga menolak berdiri saat lagu kebangsaan diputar karena dirinya menolak perang. Faisal Maliki Baskoro/FMB Sports Illustrated

Sumber: BeritaSatu

Pos Terkait