Darmin Minta Pemprov Gorontalo Sederhanakan Perizinan

DetikSport Jakarta – Pemerintah pusat melalui Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo untuk terus membenahi beberapa hal guna meningkatkan perekonomian. Di antaranya yakni pembangunan infrastruktur, mempermudah perizinan dan regulasi, dan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM). Darmin menjelaskan, anggaran APBN dan APBD hanya mampu menanggung 35 sampai 40 persen pembangunan. Karena itu, dibutuhkan dukungan dari investor untuk menunjang pembangunan. Untuk mendapatkan investor, dibutuhkan kepastian bidang pembangunan dan jangka investasi, perizinan dan regulasi yang mendukung serta kompetensi SDM. “Investasi di bidang infrastruktur menjadi salah satu jalan dalam mendapatkan investor untuk pembangunan. Tidak hanya infrastruktur, tapi juga kemudahan perizinan, dalam hal penyederhanaan perizinan dan regulasi,” kata Darmin Nasution dalam keterangannya, Minggu (2/10). Terkait perizinan, Darmin menginginkan daerah-daerah termasuk Provinsi Gorontalo untuk menjadikan proses perizinan sederhana dan tidak terlalu birokratis. Apalagi, selama ini yang menjadi ganjalan para investor adalah birokrasi perizinan. “Ini yang juga menghambat percepatan pembangunan. Kita harus terus berusaha untuk menyederhanakan prosedur perizinan, sehingga pembangunan meningkat. Pada 10-15 tahun sebelumnya, saingan kita adalah Thailand dan Malaysia. Sekarang kita sudah mulai dilewati Vietnam dalam sebuah indeks,” ungkapnya. Sebelumnya, saat Gala Dinner bersama peserta seminar nasional dan sidang pleno ISEI ke XVIII, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengakui, pihaknya saat ini membutuhkan investasi untuk pembangunan di berbagai bidang. Di antaranya dukungan peningkatan empat program unggulan yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, dan infrastruktur. Untuk infrastruktur, pemerintah provinsi menjamin kemudahan prosedur perizinan yang sudah disederhanakan. Menurutnya, Provinsi Gorontalo saat ini sangat membutuhkan dukungan para investor. Hal ini tentu untuk meningkatan potensi pembangunan infrastruktur di Gorontalo, terutama jalan-jalan menuju sektor pariwisata yang tersebar. Untuk menarik para investor, berbagai langkah pun sudah dilakukan. Di antaranya pembangunan terminal baru Bandara Djalaludin, pembangunan listrik 100 MW di PLTG Paguat dan kemudahan perizinan. “Kami mengajak para investor untuk menanamkan investasinya di Gorontalo. Berbagai sektor pendukung sudah kami siapkan, termasuk akses transportasi dan jalan, listrik yang memadai dan kemudahan perizinan,” kata Rusli. Yeremia Sukoyo/PCN Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu

Pos Terkait