Dikecam, Saudi Terpilih Anggota Dewan HAM

DetikSport New York – Arab Saudi sukses terpilih kembali sebagai anggota Dewan HAM PBB meskipun negara itu mendapat kritik dari berbagai organisasi HAM. Alhasil pemilihan anggota UNHRC dilaporkan telah diwarnai kritik dari organisasi-organisasi HAM. Mereka menyebut bahwa badan PBB itu dibajak oleh rezim penindas untuk menjalankan agenda mereka sendiri. Para pembela HAM juga kalah dalam kampanye mereka untuk menghentikan terpilihnya kembali Saudi. Human Rights Watch (HRW) dan Amnesti Internasional mengeluarkan pernyataan bersama awal tahun ini berisi kecaman kepada Saudi atas catatan pelanggarannya yang mengerikan di Yaman, dimana negara itu melakukan kampanye pengeboman melawan pemberontak Houthi sejak 2015. Jumlah korban tewas akibat aksi Saudi diperkirakan lebih dari 4.000 warga sipil. Arab Saudi disalahkan karena pelanggaran HAM besar di negara tetangganya, Yaman. Tapi memang mustahil bagi Saudi untuk kalah dalam pemungutan suara UNHRC karena negara itu telah terpilih sebagai satu dari empat negara di kawasan Asia Pasifik untuk mengisi empat kursi kosong. Arab Saudi memakai kekuatannya di dewan untuk memblokir penyelidikan dari luar, serta sukses menyerahkan tanggung jawab penyelidikan pelanggaran HAM ke sekutunya yakni pemerintah Yaman yang diasingkan. Saudi tercatat melakukan 157 eksekusi mati di dalam negeri tahun lalu, sebagai angka terbesar dalam dua dekade. Kritik kepada rezim yang berkuasa di Saudi akan berujung kepada penahanan, serta perempuan tidak menikmati status sama di mata hukum. Natasia Christy Wahyuni/WIR Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu

Pos Terkait