Dua Aremania Tewas, Tampil Habis-habisan di Laga Pamungkas

DetikSport SLEMAN – Meski dirundung duka atas tewasnya dua suporternya, Eko Prasetyo dan Slamet saat diserbu bonek di Sragen Sabtu (19/12) pagi, Arema Cronus mampu mengamankan tiket ke babak semifinal setelah menekuk Surabaya United 3-1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu malam (19/12). Singo Edan bakal tampil habis-habisan pada laga pamungkas babak delapan besar menghadapi Pusamania Borneo FC pada Selasa besok (22/12). Arema Cronus membidik kemenangan demi meraih juara Grup E. Untuk sementara, Arema Cronus memuncaki klasemen Grup E dengan koleksi enam poin. Mereka unggul satu poin dari pesaing terdekat, Borneo FC yang menempati peringkat dua dengan lima poin. “Kami ingin jadi juara Grup E di babak delapan besar ini,” kata General Manager Arema Cronus Ruddy Widodo, kemarin (20/12). Dengan menjadi juara grup, Arema Cronus bakal menghadapi runner up Grup D di babak semifinal. Setidaknya, lawan yang dihadapi lebih ringan ketimbang jika Arema Cronus menjadi runner up Grup E. Konsekuensi menjadi runner up adalah, Arema Cronus harus berhadapan dengan juara Grup D. Ruddy optimis timnya mampu merealisasikan target kemenangan sekaligus menjadi juara grup. “Kalau melihat performa tim sejak penyisihan grup, kami optimis Arema bisa,” kata dia. Ya, sejak melakoni pertandingan pertama Piala Jenderal Sudirman, Arema Cronus selalu mengakhiri pertandingan dengan kemenangan. Bahkan, sejauh ini Arema Cronus menjadi tim paling produktif di ajang Piala Jenderal Sudirman dengan koleksi 15 gol. 1 2 next > 0 share 0 tweet 0 +1

Sumber: JPNN

Pos Terkait