Golkar Minta Wacana Full Day School Tidak Dipaksakan

DetikSport Jakarta – Partai Golkar meminta agar wacana tentang full day school yang akhir-akhir ini menjadi perhatian masyarakat harus dikaji dengan seksama. Wacana itu harus dipertimbangkan secara seksama dari berbagai prespektif terkait kebijakan tersebut, terutama apakah kebijakan itu tidak memberatkan masyarakat. “Jika tujuan full day school itu adalah bagian dari upaya pembentukan karakter siswa, maka hal itu positif,” kata Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto di Jakarta, Jumat (12/8). Ia menjelaskan wacana itu harus dipikirkan bagaimana kondisi sarana prasarana pendidikannya, apakah sudah menunjang terhadap proses pembelajaran yang full day tersebut. Pasalnya tidak mungkin siswa tinggal seharian di sekolah tanpa kegiatan yang edukatif. “Perlu ditunjang sarana pra-sarana pendidikan yang memadai. Tidak semua sekolah di Indonesia seperti di Jakarta yang relatif memiliki sarana pra-sarana yang memadai,” tutur mantan Ketua DPR ini. Menurutnya, para siswa jangan dipaksa untuk belajar berbagai kegiatan yang berat-berat. Proses pendidikan harus menyenangkan dan membahagiakan bagi siswa, bukan membuat mereka stres. “Bagi anak-anak, proses pembelajaran itu harus menggembirakan sehingga mudah untuk diserap dan diterima anak didik. Jangan sampai masa bermainnya hilang. Ciptakan pendidikan yang menyenangkan untuk anak,” jelasnya. Dia juga menekankan kebijakan pendidikan terdesentralisasi. Tidak bisa semua ditentukan pemerintah pusat, tetapi harus dipercayakan ke daerah untuk mengatur dan mengelola karena mereka yang tahu daerah dan perkembangan anak-anak. “Sebaiknya tentang pendidikan ini diberikan keleluasaan kepada pemerintah daerah untuk mengelolanya sesuai dengan kebutuhan dan kearifan lokal daerah tersebut,” tutup Novanto. Robertus Wardi/FMB Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu

Pos Terkait