Ketiga Paslon Pilkada DKI Jakarta Dinilai Kandidat Terbaik

DetikSport Jakarta – Masing-masing juru bicara pasangan calon yang bertarung di Pilkada DKI Jakarta mengakui bahwa tiga calon yang ada, merupakan kandidat yang terbaik. Ketiganya diharapkan dapat bertarung sampai dengan tanggal 15 Februari 2017. Hal ini terungkap dari pernyataan Jubir Ahok-Djarot Jerry Sambuaga, Jubir Agus-Sylvi Didi Irawadi Syamsudin, dan Jubir Anies-Sandi Mardani Ali Sera dalam diskusi bertajuk “Hitam Putih Pilkada DKI Jakarta” di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (12/11). Jerry mengatakan, ketiga paslon yang berkontestasi di Pilkada DKI Jakarta, merupakan calon-calon terbaik. Karena itu, dia berharap, masyarakat DKI Jakarta merespon ketiga calon ini secara dewasa. “Tiga calon ini merupakan calon terbaik. Jika ada yang tidak suka atau tidak mau menerima salah satu paslon, perlu dibicarakan atau dialoh. Itu tradisi demokrasi yang baik,” ujar Jerry. Ia mengatakan, pihaknya sangat menyesalkan adanya penolakan sejumlah warga atas pasangan Ahok-Djarot di beberapa wilayah Jakarta. Menurut dia, hal tersebut bukanlah tradisi demokrasi yang baik. “Jika kita tidak setuju, maka kita kedepankan dialog,” tandas dia. Hal senada diungkapkan oleh Jubir Agus-Sylvi, Didi Irawadi Syamsudin. Ketiga paslon ini, kata dia, diharapkan tetap berpartisipasi sampai tanggal 15 Februari 2017. “Kita berharap tiga paslon ini berpartisipasi sampai tanggal 15 Februari,” kata Didi. Lebih lanjut, Didi mengatakan, masing-masing pasangan calon juga perlu intropeksi dan jaga diri dalam bertindak dan bertutur. Menurutnya, adanya penolakan warga terhadap paslon tertentu tidak mungkin tidak ada sebabnya. “Kenapa ada penolakan tentu karena ada sebabnya. Ini kan sebab akibat. Jadi, kita tidak perlu saling menyalahkan satu sama lain,” ungkap Didi. Sementara itu, jubir Anies-Sandi, Mardani Ali Sera, mengatakan, pilkada DKI Jakarta akan lebih bagus jika diikuti oleh tiga paslon. Karena itu, dia berharap, Ahok tidak mundur dari pencalonan pilkada. Selain itu, kata Mardani, kampanye yang dilakukan pasangan Ahok-Djarot tidak lagi mengalami penolakan. “Yang baik itu tidak menang WO (Walk Out). Kami berharap Ahok-Djarot dapat terus kampanye,” kata Mardani. Yustinus Paat/FER BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu

Pos Terkait