Mirip Laki-laki, Pelari Wanita Ini jadi Kontroversi di Olimpiade Rio 2016

DetikSport Laporan Wartawan SuperBall.id, Ahmad Bil Wahid SUPERBALL.ID, RIO DE JANEIRO – Kehadiran pelari wanita asal Afrika Selatan , Caster Semenya , menjadi kotroversi dalam Olimpiade Rio de Janeiro 2016 . Pasanya, wanita berusia 25 tahun itu punya bentuk tubuh yang hampir menyerupai atlet laki-laki pada umumnya. Hal itu disebabkan banyaknya hormon testosteron yang terkandung dalam tubuh Semenya. Keunikan tersebut bahkan membutanya mendapat banyak kritikan dan harus melewati tes obat-obatan bahkan tes jenis kelamin. Namun pembelaan datang dari mantan pelari Olimpiade yang juga seorang profesor dan penasehat jasmani, ruce Kidd. Kidd menganggap perbedaan yang dimiliki Semenya tak bias dijadikan alasan untuk melarang Semenya tampil di Olimpiade. Kidd berpendapat bahwa hormon testosteron yang terdapat pada wanita merupakan hal alamiah. “Tidak ada yang mengatakan bahwa testosteron adalah hormon laki-laki,” kata Kidd seperti diktip dari NBC Sports, Selasa (2/7/2016). Kidd menambahkan, Semenya tampil di Olimpiade karena didasari semangat dan tanpa menggunakan doping. “Jadi mengapa harus ada hukuman untuk hal itu? Saya pikir itu sangat tidak adil,” ujarnya. Pada Olimpiade London 2012 lalu, Semenya meraih medali perak untuk nomor 800 meter putri. Ketika tampil dalam kejuaraan dunia 2009, Semenya sukses menyabet medali emas di nomor yang sama dengan catatan waktu 1 menit 55,45 detik.(*)

Sumber: TribunNews

Pos Terkait