Munas LDII Beri Perspektif Baru Kehidupan Bernegara

DetikSport Jakarta – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) yang berdiri sejak 1972 menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-8 pada 8-10 November 2016 di Balai kartini Jakarta. LDII mengharapkan munas bukan sekadar kegiatan seremoni, namun memberikan prespektif baru dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Munas bukan sekadar pertanggungjawaban pelaksanaan program, memilih ketua baru, dan menyusun arah organisasi. Munas sebisa mungkin cermin solusi atas masalah bangsa, dalam detail pelaksanaan,” ujar Ketua Panitia Pengarah Munas VII LDII Prasetyo Sunaryo di Jakarta, Selasa (7/11). Prasetyo mencontohkan, penebangan hutan untuk kertas atau tisu, mengakibatkan keseimbangan ekosistem di bumi terganggu dan pemanasan global karena hutan yang berfungsi menyaring polusi dan menjaga suhu bumi, kian menyusut. “Solusinya, warga LDII melakukan gerakan masif dengan menanam 3,5 juta pohon di 12 provinsi dengan tingkat kematian 7,2 persen. DPD LDII di seluruh Indonesia melaksanakan program Go Green setidaknya setahun sekali,” ungkap dia. Gerakan penghijauan ini, kata dia diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan menanam di pekarangan rumah. LDII juga memikirkan Munas yang bebas kertas, sebagai kelanjutan Go Green. Musyawarah Nasional Dewan Pimpinan Pusat LDII mengangkat tema, ‘Keniscayaan Peningkatan Kualitas SDM, Kemampuan Pendayagunaan Tehnologi Digital, dan Pengembangan Ekonomi Syariah Untuk Pembangunan Indonesia Berkelanjutan.” Munas VIII diikuti 1.500 peserta yang terdiri dari Unsur Dewan Penasehat DPP LDII, Pengurus Pleno DPP LDII, utusan 33 DPW Provinsi, serta 500 DPD kabupaten &kota seluruh Indonesia termasuk Pondok Pesantren. Yustinus Paat/WBP BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu

Pos Terkait