Pelanggan BOLT! Tumbuh Signifikan

DetikSport Jakarta – Sebagai pionir layanan mobile internet 4G LTE di Indonesia, BOLT!, mengalami penetrasi pertumbuhan pelanggan yang sangat signifikan. Meski baru diluncurkan pada pertengahan 2014, jumlah pelanggannya telah bertumbuh menjadi 1,8 juta pada kuartal I-2016. Angka tersebut meningkat secara persentase mencapai 80 persen, dibandingkan kuartal I-2015 masih 1 juta pelanggan. “Per kuartal I-2016, jumlah pelanggan kami itu sudah mencapai 1,8 juta pelanggan. Bahkan, pada Juni 2016 kemarin, pelanggan kami sudah mencapai 2 juta pelanggan. Sehingga, sampai akhir tahun ini, kami menargetkan jumlah pelanggan mencapai 2,6 juta untuk wilayah Jabodetabek dan Kota Medan,” kata Head of Product BOLT!, Angkasa Perdana Putra, di Jakarta, Selasa (26/7). Menurut pria yang akrab disapa Angki tersebut, kunci pertumbuhan pelanggan yang begitu cepat itu, karena BOLT! memiliki tiga strategi yang memikat para konsumen. Tiga strategi tersebut terdiri atas inovasi, konten, dan sinergitas. Dari sisi inovasi, BOLT! memiliki berbagai inovasi yang menjadi pembeda dengan yang lainnya, seperti layanan Ultra Staterpack, Ultra Unlimited, dan Super Streaming. Sedangkan dari sisi konten, BOLT! Bekerja sama dengan berbagai konten provider untuk memberikan nilai lebih kepada pengguna. “Kami juga melakukan sinergi dengan sister company , seperi First Media dan juga Big TV. Ini menjadi pembeda,” ujarnya. Selain itu, lanjut Angki, BOLT! memiliki tiga hal yang menjadi syarat utama bagi laynanan 4G LTE, yaitu keterjangkauan ( coverage ), kapasitas, dan kecepatan (speed) . Ketiga syarat itu sebagai syarat mutlak yang harus dimiliki oleh mobile internet operator. Atas dasar tersebut, para customer pun akan merasa puas menggunakan layanan BOLT!. “Kami kan bisnis utamanya data. Jadi kami fokus. Saya gak tahu operator lain. Mereka itu kan , selain layanan data juga masih keep bisnis legacy ( voice dan SMS ). Jadi, otomatis layanan data mereka gak seperti layanan kami yang lebih unggul dan fokus,” tambah dia. Tren Layanan Data Sebagai pemain layanan data, Angki mengaku, BOLT! tidak khawatir terhadap tren pertumbuhan pelanggan. Sebab, data adalah masa depan dari internet. Dia melihat, saat ini dan ke depannya, layanan voice dan SMS bakal turun signifikan. Hal ini disebabkan layanan data lebih menjanjikan kualitas dan internet yang lebih baik ketimbang kedua hal diatas. “Kita lihat BOLT!, itu kan bermain di data. Itu dua hal yang berbeda. Jadi, kami tidak perlu khawatir. Kalau yang berbisnis di voice , memang khawatir, karena persaingan sengit banget. Kalau di data, potensinya masih besar, masih besar area yang bisa digarap,” jelasnya. Dia pun mengakui, saat ini, tren pertumbuhan pelanggan operator seluler sudah mulai memasuki tahap jenuh. Tetapi, itu hanya berlaku bagi operator yang masih bermain dan mengandalakkan layanan voice dan SMS . Untuk operator yang fokus di layanan data, seperti BOLT!, hal itu tidak menjadi sebuah hal yang perlu dikuatirkan. “Fokus kami memang di layanan data, bukan di voice dan SMS, sehingga area yang bisa digarap juga masih sangat besar. Apalagi, kami juga giat menghadirkan konten dan aplikasi-aplikasi yang berguna buat pengguna,” terang Angki. Lebih jauh, terkait ekspansi layanan BOLT!, Angki mengungkapkan, untuk saat ini, pihaknya masih fokus untuk wilayah Jabodetabek dan Medan. Hal itu bukan berarti BOLT! tidak ingin ekspansi lagi, tetapi lebih pada lisensi penggunaan frekuensi yang ditetapkan oleh pemerintah. Apalagi, lisensi yang dimilki BOLT! untuk wilayah Jabodetabek dan Medan. “Kami masih terikat dengan lisensi. Jadi, sampai saat ini, belum ada tender frekuensi baru, walaupun kami mau untuk berekspansi. Tetapi, lisensi kami memang masih untuk sekitar Jabodetabek dan Medan, sehingga kami fokus di wilayah Jabodetabek dan Medan. Apalagi, sebagian average revenue per user (ARPU) sekitar 60 persen masih di Jabodetabek,” tutup dia. Abdul Muslim/Emanuel Kure/FER Investor Daily

Sumber: BeritaSatu

Pos Terkait