Pelatih Dayung Kalteng Tak Sangka Timnya Gagal Raih Emas

DetikSport Karawang – Pelatih Dayung Kalimantan Tengah (Kalteng) Silo tidak menyangka gagal meraih medali emas setelah kalah dari Sulawesi Tenggara di nomor 20 pedayung 500 meter putra cabang dayung nomor perahu naga, di Situ Cipule, Kabupaten Karawang. “Sebelumnya kami hanya mewaspadai tuan rumah Jabar (Jawa Barat) di nomor 20 pedayung 500 meter putra ini. Jadi tidak menyangka Sultra (Sulawesi Tenggara) bisa meraih emas di nomor ini,” kata Silo di Karawang, Minggu (25/9). Pada pertandingan final perahu naga atau dragon boat Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016, Minggu, tim dayung perahu naga Kalteng hanya mampu meraih medali perak, karena mencapai posisi kedua di garis finis. Ia mengakui catatan waktu tim perahu naga Sultra saat pertandingan memperebutkan tiket final memang cukup bagus. Tetapi itu dinilainya tidak bisa menjadi patokan untuk tampil bagus di final. Menurut dia, sebelumnya peta kekuatan tim dayung perahu naga di nomor 20 pedayung 500 meter putra pada PON tahun ini hampir merata. Sehingga pihaknya hanya mewaspadai kekuatan tim tuan rumah Jabar, dan itu berhasil. Kalteng mencapai finis di posisi kedua dengan catatan waktu 1:55,73, sedangkan Jabar di posisi ketiga dengan catatan waktu 1:57,54. Sementara tim dayung perahu naga Sultra berhasil menjadi yang tercepat di babak final itu dengan catatan waktu 1:54,92. “Kita benar-benar tidak menyangka. Tim perahu naga Kalteng gagal mempertahankan raihan emas yang telah dicapai saat PON di Riau tahun 2012 lalu,” katanya. Meski tidak menyangka gagal meraih medali emas pada cabang dayung perahu naga, tapi Silo tetap puas atas hasil pertandingan tersebut. Sementara itu, Pelatih Dayung Perahu Naga Sultra, La Ode Nurwan, mengatakan penampilan tim dayung yang diasuhnya cukup bagus sampai akhirnya mampu meraih medali emas setelah mencapai posisi pertama di garis finis. Ia mengaku sudah memprediksi Sultra akan meraih emas di nomor 20 Pedayung 500 Meter Putra. Itu terlihat dari hasil latihan dan pertandingan saat babak penyisihan. “Pada PON di Riau lalu kita sama sekali tidak meraih medali di nomor ini. Tetapi sekarang kita mampu meraih medali emas. Jadi kita sangat bersyukur dan gembira,” kata La Ode. /JAS

Sumber: BeritaSatu

Pos Terkait