Pencetak Gol Portugal Ternyata Bermain di Liga Prancis

DetikSport Laporan Wartawan SuperBall.id, Mochamad Hary Prasetya SUPERBALL.ID, PARIS – Portugal berhasil menjadi juara Piala Eropa 2016 usai menaklukan Prancis pada partai final di Stade de France, Paris, Senin (11/7/2016) dinihari WIB. Skuad asuhan Fernando Santos itu berhasil menang dengan skor tipis 1-0 lewat gol semata wayang dari Ederzito Antonio pada menit ke-109. Satu gol tersebut cukup mampu bagi Portugal untuk memutuskan rangkaian kekalahan jika bertemu dengan Prancis sejak tahun 1975. Bahkan, kemenangan ini juga menjadikan juara pertama bagi Portugal sejak Piala Eropa bergulir dari tahun 1960. Eder sang pahlawan bagi negaranya berhasil melewati Matuidi yang cukup memberikan tekanan kepadanya. Pemain bernomor punggung 9 itu langsung melepaskan tembakan lewat kaki kanannya ke araha kanan gawang Prancis . Hugo Lloris yang menjaga gawang Les Blues terlihat tidak mampu untuk menepis tembakan pemain berusia 28 tahun tersebut. Tahukah kamu, dimanakah Eder bermain dalam karir profesionalnya bersama klub? Dari data Soccerway, pemain yang berposisi sebagai playmaker itu tercatat bermain di salah satu klub di Liga Prancis , yakni Lille OSC. Eder didatangkan oleh Lille dari Swansea City pada musim 2015/2016. Mantan pemain Sporting Braga itu baru satu musim membela Lille OSC dengan baru bermain selama 13 pertandingan di Liga Prancis . Selama itu, Eder hanya mencetak enam gol. Pertanyaannya, apakah Eder akan dibuang oleh Lille OSC selepas mempersembahkan gelar juara bagi negaranya? Jawabannya masih belum tahu. Tetapi, mengingat fakta yang pernah terjadi usai pagelaran kompetisi antar negara, banyak yang sudah menjadi korban ketika menjadi pahlawan bagi negaranya. Pada tahun 2002, Korea Selatan yang saat itu diperkuat oleh penyerang haus gol Ahn Jung Hwan, harus diusir oleh klubnya asal Italia, Perugia. Masyarakat Italia tidak bisa menerima kekalahan negaranya tersebut lewat gol yang diciptakan oleh Ahn Jung Hwan. Bahkan, Presiden klub Perugia menilai, Ahn Jung Hwan menjadi perusak persepakbolaan di Italia. Kita tunggu saja, apakah nasib dari Eder sama dengan yang sudah diterima oleh Ahn Jung Hwan. (*)

Sumber: TribunNews

Pos Terkait