Pilgub Gorontalo Momentum Hadirkan Kekuasaan Berwatak Kerakyatan

DetikSport Gorontalo – Provinsi Gorontalo yang saat pemekarannya dilakukan pada era Presiden Megawati Soekarnoputri ke depan harus terus menjadi daerah maju dengan meningkatnya pembangunan dan kesejahteraan rakyat. Hal itu bisa terwujud jika kepemimpinan dipegang oleh pemimpin yang dalam kepemimpinannya dikendalikan oleh ideologi, seperti kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan ideologi Pancasila 1 Juni 1945. Demikian disampaikan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto saat menyampaikan sambutan pada acara Rakerdasus DPD PDIP Gorontalo untuk konsolidasi pemenangan pasangan Hana Hasanah Fadel Muhammad-Toni M Junus untuk Pilgub Gorontalo di Gorontalo, Minggu (16/10). “Bagi PDIP, kekuasaan adalah alat perjuangan. Maka dari itu, kita berpegang pada perspektif kesejarahan, karena dengan memerdekakan gagasan politik kita, memenangkan ideologi, kita akan memerdekakan rakyat Marhaen. Kita harus memenangkan Pilgub Gorontalo, memenangkan pasangan Hana-Toni untuk menjadikan kekuasaan di Gorontalo ini berwajah kerakyatan,” kata Hasto. Untuk bisa mewujudkan kekuasaan yang berwajah kerakyatan sesuai dengan ideologi Pancasila 1 Juni 1945, khususnya sila kemanusiaan dan sila keadilan sosial, PDIP telah menyekolahkan para calon kepala daerah dalam Sekolah Partai. Sekolah itu diisi dengan berbagai gagasan dan program-program unggulan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Bagi PDIP, ujar Hasto, pengalaman mengelola kekuasaan sudah cukup banyak, mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah, di mana banyak kader dan kepala daerah dari PDIP yang berhasil dalam mengelola kekuasaan tersebut. Dia mencontohkan bagaimana padi Mari Sejahterakan Petani (MSP) yang dikembangkan PDIP bisa meningkatkan hasil pertanian dari yang biasanya hanya menghasilkan panen padi 6 ton per hektare kini dengan padi MSP bisa menjapai 6-11 ton per hektare. Kemudian, juga pengembangan cabai serta buah naga yang cukup berhasil di daerah yang dipimpin kader PDIP. “Ini adalah contoh sederhana bahwa PDIP adalah partai yang mempunyai wajah kerakyatan,” ujar Hasto. Dengan pengalaman dan konsistensi ideologi PDIP itu, Hasto meyakini Gorontalo akan lebih maju ketika dipimpin oleh pasangan Hana-Toni. Apalagi, dua tokoh itu adalah figur yang dalam menjalankan kepemimpinan dengan dikawal ideologi serta bersinergi dan satu arah dengan gerak pembangunan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi, yang juga kader PDIP. Untuk itulah, Hasto mengingatkan, kemenangan Pilgub Gorontalo bukan hanya soal orang per orang, tetapi merupakan muruah partai untuk memperjuangkan ideologi, yakni berjuang bersama rakyat demi meningkatkan kesejahteraan. “Ibu Mega telah menugaskan DPD dan DPC hingga anak ranting se-Sulawesi untuk bergotong royong memenangkan pilgub ini. Semua harus rampak barisan, tidak boleh ada yang ragu. Bagi yang tidak mau dengan keputusan ini, sesuai perintah Ibu Ketua Umum, silakan dengan jantan keluar dari barisan ini,” tegas Hasto. Dalam kesempatan tersebut, Hasto juga menyampaikan bahwa pada November nanti Megawati akan berkunjung ke Gorontalo. Untuk itu, semua kader harus bisa menunjukkan kekompakan dan semangat dalam satu kesatuan ideologi untuk bergotong royong memenangkan pasangan Hana-Tono demi Gorontalo yang lebih maju. Calon Gubernur Gorontalo Hana Hasanah Fadel Muhammad dalam sambuatan singkatnya dengan penuh keyakinan mengatakan, kekompakan semua partai pengusung dan pendukung, dengan gotong royong, pihaknya pasti bisa memenangi pilgub ini untuk kemenangan rakyat Gorontalo. Sementara Toni M Junus yang juga Bendahara DPD PDIP Gorontalo mengatakan, perjuangan PDIP di Gorontalo sejak 20 tahun lalu sudah melalui berbagai tantangan, mulai dari sulitnya mencari pengurus, hingga hanya bisa membentuk fraksi gabungan di DPRD. Kini, kala PDIP terus menguat dengan bisa membentuk fraksi sendiri bahkan menduduki pimpinan DPRD, sudah saatnya untuk membuktikan bisa merebut kekuasaan demi membangun Gorontalo dan meningkatkan kesejahteraan rakyat Marhaen. “Insya Allah, tekad kita dalam pemilihan gubernur ini bisa meraih kekuasaan di Gorontalo untuk mewujudkan harapan kesejahteraan bagi rakyat marhaen,” katanya. Usai acara rakerdasus DPD PDIP Gorontalo, Hasto dan rombongan secara khusus bertemu dengan Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo yang dikemas dalam acara makan siang. Menurut Hasto, faktor keberhasilan Nelson dalam memimpin Kabupaten Gorontalo akan sangat menentukan menjadi basis pemilih Hana-Toni di Pilgub Gorontalo nanti. Asni Ovier/AO BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu

Pos Terkait