Politikus PDIP Puji Keputusan Polri Gelar Perkara Ahok Secara Terbuka

DetikSport Jakarta – Politikus PDI Perjuangan (PDIP), Masinton Pasaribu, menyatakan pihaknya mengapresiasi rencana Mabes Polri melakukan gelar perkara secara terbuka kepada publik dalam kasus dugaan penghinaan ulama oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).‎ “Kami mengapresiasi keputusan itu,” kata Masinton, Minggu (6/12).‎ Masinton yang juga anggota Timses Pemenangan Ahok-Djarot, menilai gelar perkara yang dilakukan oleh penyidik atau Kepolisian adalah bagian dari sistem peradilan yang diatur dalam KUHAP.‎ Menurutnya, di dalam melakukan penyidikan, dalam hal ini Kepolisian memiliki tugas dan fungsi untuk mencari serta mengumpulkan alat bukti demi membuat terang tentang dugaan dan indikasi tindak pidana guna menemukan tersangkanya. Hal itu sebagaimana diatur dalam pasal 1 angka 2 KUHAP. “Tindakan penyidik Kepolisian melakukan gelar perkara dalam kasus dugaan penghinaan terhadap ulama yang dituduhkan kepada Ahok adalah wujud kehati-hatian penyidik dalam memproses ada tidaknya suatu dugaan atau indikasi tindak pidana seperti yang dilaporkan,” jelasnya. Dilanjutkannya, pihaknya tetap menghargai meskipun tidak ada keharusan bagi Kepolisian dalam melakukan gelar perkara secara terbuka kepada publik. “Tapi kita semua layak mengapresiasi rencana Mabes Polri menggelar kasus pelaporan terhadap Ahok secara terbuka kepada publik. Sehingga, kecurigaan sekelompok golongan yang selama ini menuduh Ahok dilindungi oleh kekuasaan dapat terbantahkan,” jelasnya. ‎ Lebih jauh, dia berharap, semua pihak harus menghomati proses hukum yang sedang ditangani oleh aparat Kepolisian sebagai penegak hukum. “Proses hukum yang digelar secara terbuka ini tidak boleh ada intervensi dan tekanan dari pihak mana pun,” tegas Anggota Komisi III DPR itu. Markus Junianto Sihaloho/PCN BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu

Pos Terkait