PP DIRE Bagus Untuk Jangka Panjang Properti

DetikSport JAKARTA – Director Head of Research and Consultancy Savills Indonesia Anton Sitorus, menegaskan bahwa kehadiran peraturan pemerintah (PP) sangat dibutuhkan bagi pengembang yang hendak menerbitkan Dana Investasi Real Estat (DIRE). Lahirnya PP akan mendorong para kepala daerah mengikuti aturan pemerintah pusat. “Masalah BPHTB ada di pemerintah daerah, jika PP dikeluarkan, mau tidak mau pemerintah daerah akan mengikuti,” tutur dia kepada Investor Daily ,saat dihubungi dari Jakarta, Rabu (21/9). Hal itu selaras dengan pandangan REI bahwa pemda yang memiliki kewenangan untuk ikut menurunkan BPHTB. Hal ini untuk mendongkrak investasi masuk di wilayah pemda terkait, terutama di sektor properti. Bila properti bertumbuh, ekonomi juga ikut terdongkrak. Anton memperkirakan, dampak dari PP itu akan terasa dalam jangka panjang, tidak serta merta setelah PP diterbitkan. “Tidak serta merta dalam satu atau dua kuartal lantas mendorong pengembang menerbitkan DIRE,” tuturnya. Menurut Anton, dalam satu atau dua tahun setelah PP diterbitkan, boleh jadi ada tiga atau empat pengembang properti yang menerbitkan DIRE. Dia menambahkan, hingga kini memang terlihat minat dari sejumlah para pengembang. “Kedepan bisa jadi terus bertambah. Hal itu mengingat DIRE adalah alternatif pendanaan bagi para pengembang yang ingin terus berekspansi,” kata dia. Direktur PT Ciputra Property Tbk Artadinata Djangkar mengatakan, pihaknya dalam jangka menengah merencanakan DIRE. Hal itu mengingat pihaknya memiliki banyak aset yang cocok untuk DIRE. “Misalnya, mal, hotel, dan perkantoran. Namun, tentang kapan waktunya, kami belum memastikan, demikian juga dengan nilainya,” ujar dia, kepada Investor Daily , di Jakarta, Rabu. Terkait dengan minat investor atau pemilik dana terkait tax amnesty, kata dia, di Indonesia DIRE masih baru. Karena itu, pasarnya belum terbentuk dengan sempurna dan calon investor masih belum memiliki pengetahuan yang dalam tentang DIRE. “Namun, saya kira akan ada peningkatan minat terhadap DIRE mengingat pengembalian investasinya lebih pasti,” kata Artadinata. Pastinya, kata Eddy Hussy, ketua umum DPP REI, saat ini adalah momentum yang mesti dimanfaatkan oleh para pengembang properti. Hal itu akan maksimal jika mendapat dukungan regulasi dan perpajakan dari pemerintah. “Ketika ekonomi global melambat, para investor biasanya mencari kawasan yang masih bertumbuh, salah satunya Indonesia,” tutur dia. Edo Rusyanto/EDO Investor Daily

Sumber: BeritaSatu

Pos Terkait