Presiden Ingatkan Pentingnya Persatuan dan Kesatuan Bangsa

DetikSport Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) VIII Lembaga Dakwah Indonesia (LDII) di Jakarta, Rabu (9/11). Dalam sambutannya, Presiden mengingatkan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa. “Sebuah negara yang bersatu, sebuah bangsa yang bersatu, sebuah masyarakat yang makmur merupakan cita-cita pendiri bangsa Indonesia yang harus terus kita jaga,” kata Presiden dalam sambutannya. Presiden menyatakan bahwa untuk menjadi Indonesia, setiap orang dan organisasi harus berjiwa Pancasila. “Berjiwa Bhinneka Tunggal Ika, menjunjung tinggi toleransi, berjiwa gotong royong,” ujarnya. Presiden mengapresiasi Munas yang dibuka Selasa (8/11) dengan mengangkat tema Keniscayaan Pengembangan Ekonomi Syariah, Peningkatan SDM, dan Pemberdayaan Teknologi Digital untuk Indonesia Berkelanjutan. “Saya mengapresiasi, saya sangat menghargai kegiatan LDII. Baik melalui kegiatan pengajaran, pengamalan dan penyebaran Islam berasas Alquran dan hadis yang selama ini menjaga kerukunan hidup,” kata Presiden. Sementara itu, Ketua Umum LDII, KH Abdullah Syam berterima kasih atas kehadiran Presiden. “Kami sampaikan apresiasi karena Bapak meluangkan waktu, tenaga dan pikiran untuk menghadiri Munas VIII LDII,” kata Abdullah. Dia menuturkan, Munas dihadiri sekitar 1500 orang peserta dan peninjau. “Dari seluruh provinsi, kabupaten/kota di Indonesia. Mereka datang untuk mengevaluasi kemajuan yang dicapai LDII selama satu periode,” tuturnya. Dia menjelaskan, peserta Munas akan mengolah isu strategis umat Islam yaitu pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM), ekonomi syariah dan teknologi digital. “Dari hasil pemikiran terhadap isu strategis, mereka akan merumuskan sasaran dan strategi makro, terakhir akan memilih ketua umum yang mempunyai kapasitas dan kapabilitas,” jelasnya. Carlos KY Paath/YUD Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu

Pos Terkait