Sarjana Harus Jeli Lihat Peluang di Desa

DetikSport Jakarta – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Sandjojo mengatakan desa hakikatnya memberikan peluang sukses yang besar bagi pemuda Indonesia karenanya sarjana harus jeli melihat itu semua. “Hal tersebut bergantung pada kejelian dan keseriusan para sarjana dalam membaca dan memanfaatkan potensi desa,” kata Eko di Jakarta, Minggu (11/9). Menurut dia, di desa-desa masih banyak yang belum beruntung, masih banyak yang belum mendapat kesempatan menempuh pendidikan tinggi namun banyak yang sukses. Sedangkan sarjana memiliki banyak kelebihan, seharusnya peluangnya menjadi lebih besar. Dia mencontohkan beberapa transmigran di daerah terpencil bahkan mampu meraih pendapatan hingga ratusan juta rupiah per tahun. Uniknya, sebagian besar di antara mereka bahkan tidak mengenyam perguruan tinggi. “Beberapa waktu lalu saya memberikan penghargaan kepada transmigran teladan. Seorang transmigran tamatan SD di mana tiga tahun yang lalu hanya berprofesi sebagai tukang batu dengan penghasilan Rp10-20 ribu per hari,” ujar Eko. Dengan kejeliannya, sekarang transmigran tersebut mempunyai pendapatan Rp750 juta per tahun. “Ini bahkan lebih dari gaji menteri,” lanjut dia. Dalam hal ini Eko juga menepis anggapan yang menjadikan desa sebagai masalah. Justru dirinya berpendapat keberadaan 74.754 desa di Indonesia selayaknya dianggap sebagai sebuah kesempatan besar untuk dikembangkan. “Semua desa tidak sama, ada yang kaya, tertinggal, kurang penduduk, banyak penduduk, rawan konflik, dan rawan bencana. Memang banyak desa yang masih tertinggal, namun jangan melihat desa sebagai persoalan, tapi lihatlah bahwa desa memberikan Anda kesempatan besar untuk jadi orang sukses,” ujar dia. /ERH

Sumber: BeritaSatu

Pos Terkait