September, Panda Asal Tiongkok Hadir di Indonesia

DetikSport Bogor – Taman Safari Indonesia siap menyambut sepasang Panda yang rencananya diserahkan Pemerintah Tiongkok September 2016 mendatang. Kedatangan Panda pertama di Indonesia ini merupakan buah kerja sama persahabatan antar kedua pemerintah yang digagas sejak empat tahun lalu. Direktur Taman Safari Indonesia, Frans Manansang mengatakan, pihaknya telah mematangkan kesiapan penerimaan Panda. Taman Safari Indonesia membangun wahana Panda dengan luas 1.800 meter persegi, dan area kandang khusus Panda seluas 5.000 meter persegi yang pembangunannya sudah rampung 2015 lalu. “Wahana Panda kita bangun tiga lantai. Para pemerhati Panda asal Tiongkok yang sempat berkunjung mengaguminya dan bilang ini kandang Panda tercantik di dunia,” ujar Frans, Senin (8/8). Wahana yang didalamnya terdapat kandang dibangun dengan konsep bangunan Tiongkok, dengan hiasan lampion dan patung-patung Panda. Kandang pamer Panda yang terletak di lantai paling atas didesain dengan konsep semi outdor , dengan pemandangan hutan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango di sampingnya. Ruang pamer Panda dibatasi kaca yang ketebalannya tertentu sehinga aman untuk pengunjung. Selain kandang pamer, terdapat pula ruang perawatan kesehatan dan operasi khusus untuk Panda. Kemudian ruangan pengolahan pakan, area teater dan ruang edukasi untuk pengunjung. Terkait kesiapan pakan, Taman Safari Indonesia juga sudah menanam banyak pohon bambu yang dapat dikonsumsi Panda. Frans menjelaskan, kedatangan Panda pertama di Indonesia ini harus melalui proses yang cukup panjang. Setelah nota kesepahaman antar pemerintah juga dengan pemelihara Panda di Tiongkok, pihaknya masih harus mengirimkan petugas untuk pelatihan. “Petugas kita akan di training dulu. Begitu pun petugas dari Tiongkok, akan datang ke sini untuk memastikan kesiapannya. Prosedurnya banyak, karena jangan sampai Panda mati. Satwa itu bukan milik satu negara tapi dunia,” tutur Frans. Sementara itu, nantinya Panda yang masing-masing bernama Feyun dan Nyinhu ini dipinjamkan selama 10 tahun. Sebagai gantinya, Pemerintah Indonesia juga akan meminjamkan satwa khasnya ke Tiongkok, yakni komodo. Vento Saudale/CAH BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu

Pos Terkait