Teknologi Digital Akses Mudah Dalami Kebudayaan Dunia

DetikSport Nusa Dua – Pemanfaatan teknologi digital yang berkembang sangat pesat justru dapat menjadi akses yang memudahkan berbagai lapisan masyarakat mempelajari kebudayaan dunia lebih dalam. Hal tersebut terungkap dalam simposium Budaya dalam Dunia Digital Baru di rangkaian World Culture Forum (WCF) 2016 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Rabu. Kepala Operasional Institut Kebudayaan Google Luisella Mazza mengatakan sengaja mengembangkan Google Art and Culture karena ingin menjawab pertanyaan mendasar yang sering diterima terkait kebudayaan di dunia. Menurut dia, banyak informasi terkait budaya yang ingin Google peroleh, karenanya pihaknya sangat terbuka untuk organisasi hingga platform manapun yang ingin bergabung melengkapi apa yang sudah dikembangkannya. “Kami siapkan platform yang bisa menampilkan visual dengan resolusi tinggi. Kami bicara dengan banyak organisasi di Indonesia dan siap menampilkan visual dari berbagai seni budaya di Indonesia,” ujar dia. Google Art and Culture merupakan platform yang dikembangkan untuk menampilkan seni, sejarah, dan tempat-tempat menakjubkan di seluruh dunia. Platform ini mampu menampilkan 1.000 museum dan arsip kebudayaan dunia secara online, bahkan dengan tampilan 3D (tiga dimensi) dan secara 360 derajat. Direktur Eksekutif Europeana Jill Cousins mengatakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Eropa menggunakan teknologi sama untuk mengembangkan perpustakaan digital dan bisa mengambil manfaatnya yang begitu besar. Menurut dia, baru sekitar 10 persen buku di perpustakaan Eropa telah di digitalisasi, dan ini tidak membuat perpustakaan ditinggalkan. “Bahkan masih banyak yang bisa dikembangkan secara online, contohnya saja mengembangkan semantik website”. Sementara itu, Direktur Presiden Munhwa Broadcasting Corporation (MBC) Korea Selatan Ahn Kwang Han mengatakan media digital dibangun lama dan masih akan berkembang sampai sekarang. Perubahan tersebut juga termasuk juga mendorong evolusi pada perlengkapan digital media. Terkait dengan konten digital media di Korea Selatan yang kini mengglobal yakni budaya K-Pop, menurut dia, negaranya tidak begitu besar namun anak mudanya begitu dinamis dan tertarik dengan budaya. Budaya ini yang menurut dia, dibagikan dan disebarkan melalui media digital dengan cepat ke seluruh penjuru dunia. Ini menjadi contoh bagaimana teknologi digital memudahkan budaya berkembang pesat. /TL

Sumber: BeritaSatu

Pos Terkait