VIDEO: Kekurangan Fisik, Ni Nengah Tetap Persembahkan Medali Perunggu untuk Indonesia

DetikSport Laporan Wartawan SuperBall.id, Muhammad Robbani SUPERBALL.ID, RIO – Atlet angkat besi untuk Paralimpiade Rio 2016, Ni Nengah Widiasih , berhasil mendapatkan medali perunggu pertama untuk Indonesia . Ni Nengah sukses mengangkat beban 95 kg di kejuaran berbagai cabang olahraga antarnegara tersebut. Saat menambah beban menjadi 100 kg, Ni Nengah gagal melakukan percobaan. Ni Nengah hanya mendapatkan medali perunggu. Sedangkan medali emas direbut atlet Turki Nazmiye Muratli (104 kg) dan medali perak direbut atlet Tiongkok Zhe Cui dengan angkatan 102 kg. Ni Nengah lahir dan dibesarkan di Karangasem, Bali. Dia kehilangan fungsi kakinya pada usia empat tahun. Ketika berada di kelas enam Sekolah Dasar (SD), dia mulai tinggal di asrama di bawah yayasan Pembinaan Anak Cacat. Biaya sehari-hari Ni Nengah ditanggung oleh yayasan. Atas saran dari kakaknya I Gede Suantaka, Ni Nengah memilih profesi sebagai atlet angkat besi. Dia mulai berlatih empat sampai lima kali seminggu. Pada 2008, Ni Nengah memenangkan medali perunggu di Paragames ASEAN di Nakhon Ratchasima. Kemudian dia mengikuti Olimpiade di Kuala Lumpur dengan prestasi medali perak.

Sumber: TribunNews

Pos Terkait