Warga Tanah Tinggi Curhat soal Beras Raskin ke Sandiaga Uno

DetikSport Jakarta – Calon Wakil Gubernur Nomor Urut 3 dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017, Sandiaga Salahuddin Uno, mendatangi permukiman padat penduduk di Jalan Kramat Pulo Gundul, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Kamis (10/11). Dalam kunjungannya di permukiman padat penduduk tersebut, Sandi Uno dibanjiri keluhan warga yang kebanyakan berasal dari golongan ekonomi tidak mampu akan kualitas beras rakyat miskin (raskin) yang tidak layak. Warga juga mengharapkan pemimpin DKI ke depan, lebih memperhatikan pinjaman modal agar terbebas dari jeratan rentenir. Erni (56) warga RT12/RW10, Kelurahan Tanah Tinggi, mengaku selama ini ia masih sering mendapatkan beras raskin yang tidak layak dikonsumsi sehingga dirinya terpaksa harus membeli beras dengan kualitas lebih layak untuk dimakan. “Disini beras raskinnya masih jelek pak, pagi baru dimasak, sorenya sudah berair meski gak basi dan berbau, anak-anak pada gak mau makan nasi begitu pak,” ujar Erni. Ia mengungkapkan, kondisi tersebut sudah terjadi selama beberapa bulan terakhir. Padahal, lanjutnya, sebelumnya kondisi beras raskin tidak seburuk yang diterima oleh dirinya dan ratusan Kepala Keluarga (KK) dari ekonomi tidak mampu. “Mohon diperhatikan pak keluhan kami, memang kami ini orang miskin, orang tidak berpunya, tapi kami juga ingin makan nasi yang layak, meski lauknya tidak mewah-mewah amat cuman tahu tempe sama ikan asin,” lanjut Erni. Hal berbeda diungkapkan oleh Tuti, warga RT08/RW10 Kelurahan Tanah Tinggi yang mengeluhkan dirinya dan sejumlah warga yang memiliki usaha kecil-kecilan di rumah saat ini terjerat utang rentenir yang mengambil bunga besar antara 20 persen hingga 35 persen. “Kita mau pinjam kredit ke bank sudah ditanyain harus ada jaminan ini itu, saudara semua dari ekonomi sulit, karena sudah tidak tahu mau pinjam kemana makanya terpaksa kita pinjam ke rentenir,” ungkap Tuti. Ia berharap, Anies-Sandiaga dan dua pasangan lainnya lebih memperhatikan persoalan pinjaman kredit pada warga dari kelompok ekonomi tidak mampu ini. “Tolong pak, pikirkan kami warga yang mau bertahan hidup di Jakarta yang keras persaingannya, sudah dari ekomimi tidak mampu, masa harus minjam dengan bunga tinggi begini,” tambahnya. Menanggapi keluhan warga tersebut, Sandiaga Uno mengaku akan mengurusi persoalan warga Tanah Tinggi yang masih dirundung beras raskin kualitas tidak layak maupun warga yang terjerat rentenir dengan bunga tinggi. “Ini pasti ada oknum yang bermain di tingkat distributor atau warga, kalau memang ada yang bermain-main soal raskin untuk warga yang membutuhkan pasti akan kita tindak tegas dengan di black list perusahaannya dan kita tingkatkan pengawasan raskin,” ujar Sandi Uno. Sedangkan perihal masalah rentenir, Sandi mengaku para pengusaha juga sebenarnya selama ini selalu berhutang, namun dalam batas bunga yang wajar. Ia mengaku akan memberikan kemudahan akses pinjaman modal kepada warga yang memang memiliki usaha dan ingin mengembangkan usahanya ataupun baru hendak membuka usaha. “Kita akan tingkatkan bantuan kredit kepada masyarakat, agar mereka tidak tercekik bunga tinggi dari rentenir, caranya yakni dengan memgfasilitasi para pengusaha UMKM dengan lembaga mikro kredit syariah dengan pinjaman lunak dan ringan,” katanya. Carlos Roy Fajarta/FER Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu

Pos Terkait