Erick Thohir Resmi Tak Lagi Jadi Pemilik DC United

Miliarder Indonesia, Erick Thohir baru saja membuat keputusan penting dengan menjual saham yang dimilikinya di klub Major League Soccer (MLS), DC United.

Thohir bersama pebisnis olahraga Amerika Serikat yang juga co-owner Swansea City, Jason Levien memiliki 78 persen saham DC United sejak 2012 lalu. Namun kini Levien mengambil alih bagian Thohir dan pria 48 tahun itu pun keluar dari klub yang kini diperkuat Wayne Rooney tersebut.

Thohir sendiri saat ini tengah fokus menjalankan tugasnya sebagai ketua panitia pentas multi-event Asian Games 2018 yang lebih dikenal dengan Inasgoc.

Ikut Bangun Stadion

Baca Juga: Asensio Ogah Pikirkan Kritik yang Datang kepadanya

Thohir menyampaikan ucapan perpisahannya dengan United dengan menggaris bawahi keterlibatannya pada proses pembangunan stadion yang menjadi kandang DC United, Audi Field.

“Merupakan sebuah kehormatan telah menjadi bagian dari DC United selama waktu krusial bagi klub, untuk mendukung upaya pembangunan Audi Field dan memiliki rekan dekat seperti Jason,” ujar Thohir di laman resmi DC United.

“Saya yakin dengan organisasi di tangan Jason Levien dan rekan-rekan barunya. Saya berharap dapat mendukung DC United yang terus berkembang pesat di tahun-tahun mendatang.” tambahnya.

Masih Presiden Inter

Thohir sendiri saat ini masih tercatat memiliki 31 persen saham di raksasa Serie A, Inter Milan. Hingga kini ia juga masih menjabat sebagai presiden klub meski saham mayoritas sudah dipegang Suning Group sejak 2016.

Beberapa waktu lalu Thohir mengungkapkan antusiasme dirinya dengan sepakbola Italia menyusul kedatangan megabintang Cristiano Ronaldo ke Juventus.

Meski tak bergabung ke Inter, akan tetapi Thohir yakin kedatangan Ronaldo akan meningkatkan pamor Serie A, terutama dalam hal hak siar.

sport-detik.com | Berita Bola, Prediksi Bola, Hasil Pertandingan, Jadwal Pertandingan, Skor Bola, Klasemen dan Transfer Pemain
Sumber : Bola.net

Pos Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *