Fakta Unik Piala Dunia 2018: Keisuke Honda Cahaya Asia

Hasil imbang 2-2 yang dibukukan Jepang saat melakoni laga kedua Grup H gelaran Piala Dunia 2018 kontra Senegal, Minggu (24/6) malam WIB, bermakna spesial bagi Keisuke Honda.

Masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-72, saat pasukan Samurai Birutertinggal 2-1, Honda hanya membutuhkan enam menit untuk mencetak gol yang menyelamatkan timnya dari kekalahan.

Itu merupakan gol pertama yang dicetak sang gelandang veteran di level internasional, sejak puasa membobol gawang lawan selama hampir dua tahun penuh dengan gol terakhirnya datang di babak kualifikasi Piala Dunia zona Asia kala bertemu Uni Emirat Arab (UEA) pada September 2016.

Lebih impresifnya, penonton yang memadati Ekaterinburg Arena menjadi saksi sejarah lantaran gol ke gawang Senegal menjadikan Honda sebagai pemain Asia dengan koleksi gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia, mengoleksi empat gol dari sembilan penampilan.

Sebenarnya catatan Honda masih kalah dari torehan lima gol milik legenda hidup Australia, Tim Cahill. Namun FIFA hanya mengakui tiga gol saat Cahill mengusung nama Asia di Piala Dunia, dua gol sisanya datang ketika Australia masih menjadi anggota Oseania (OFC).

Momen Honda tersebut sekaligus menjaga peluang Jepang untuk lolos ke babak selanjutnya tetap terbuka, yang berarti masih ada kemungkinan untuk bisa menyamai atau bahkan melebihi pencapaian masuk ke fase 16 besar pada edisi 2002 dan 2010.

Rekor mengesankan yang diraih Honda meski sudah menginjak usia 32 tahun membuktikan bahwa mantan penggawa AC Milan tersebut masih layak untuk menjadi panutan para pemain muda Asia yang masih mengejar impian.

 

sport-detik.com | Berita Bola, Prediksi Bola, Hasil Pertandingan, Jadwal Pertandingan, Skor Bola, Klasemen dan Transfer Pemain
Sumber : Goal.com ID

Pos Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *