Gol Klavan di Pengujung Laga Bawa Liverpool Menang

Liverpool meraih kemenangan lewat drama yang luar biasa saat tandang ke Burnley, dalam lanjutan kompetisi Premier League, Senin (1/1). Gol Sadio Mane sempat disamakan Burnley melalui aksi Johann Berg Gudmundsson pada menit ke-87.

Namun Ragnar Klavan menjadi penentu kemenangan hanya beberapa saat sebelum laga usai. Liverpool pun membawa pulang kemenangan 2-1 dari laga di Stadion Turf Moor ini.

Ini merupakan kemenangan ke-12 yang diraih Liverpool di Premier League musim ini. Berkat kemenangan ini, Liverpool pun berhasil menyamai poin yang telah diraih penghuni urutan ketiga, Manchester United yakni 44.

Menghadapi jadwal yang sibuk manajer Juergen Klopp memutuskan untuk melakukan rotasi pemain. Dalam laga ini, Klopp tak memasukkan Mohamed Salah ke dalam skuat. Padahal pemain asal Mesir tersebut adalah pahlawan saat menundukkan Leicester 2-1, dalam pertandingan sebelumnya. Roberto Firmino duduk di bangku cadangan namun Philippe Coutinho tak tampak dalam daftar nama pemain menghadapi tim asuhan Sean Dyche ini.

Klopp memasang formasi 4-3-3 dalam laga ini. Tiga pemain di lini depan adalah Sadio Mane, Dominic Solanke, dan Adam Lallana. Mereka ditopang trio lini tengah Alex Oxlade-Chamberlain, Emre Can, dan Georginio Wijnaldum.

Dejan Lovren dan Ragnar Klavan menjadi duet di jantung pertahanan didampingi Trent Alexander-Arnold di kanan dan Joe Gomez di kiri. Keempat pemain ini akan berupaya melindungi kiper Simon Mignolet dari serbuan pemain lawan.

Sementara di kubu Burnley, lini depan dipercayakan kepada Ashley Barnes dan Jeff Hendrick. Mereka ditopang dua pemain sayap Johann Berg Gudmundsson dan Scott Arfield dan dua motor lini tengah Steven Defour dan Jack Cork.

Liverpool sudah membuat peluang saat laga baru berjalan dua menit. Sebuah tendangan bebas didapat Liverpool setelah Dominic Solanke dilanggar James Tarkowski. Alex Oxlade-Chamberlain mengirimkan umpan silang yang tak bisa diantisipasi dengan baik oleh barisan belakang Burnley.

Bola kemudian mengarah ke Lallana yang dengan cepat melepaskan tendangan. Namun tembakan eks pemain Southampton ini melebar.

Liverpool tampil mendominasi dan mendapat beberapa peluang namun tak juga menemui sasaran. Absennya tiga andalan mereka di barisan depan Coutinho, Firmino, dan khususnya Salah membuat mereka kesulitan mencetak gol.

Mereka kurang mampu menembus barisan belakang lawan. Burnley sendiri memang bermain bertahan dan hanya melakukan serangan balik. Namun hingga babak pertama usai tak ada gol yang terjadi.

Sesudah jeda, Burnley berupaya bangkit setelah mendapat tekanan sepanjang babak pertama. Mereka sempat menyulitkan lini belakang Liverpool.

Pasukan Dyche ternyata lengah saat menyerang. Mereka tidak mewaspaai serangan balik Liverpool yang berbahaya. Liverpool berhasil mencetak gol pada menit ke-61 melalui aksi Sadio Mane.

Lewat sebuah serangan balik, Alexander-Arnold berhasil menerobos melalui sayap kanan dan melepaskan umpan lambung menyilang yang seharusnya bisa diantisipasi dengan baik oleh barisan belakang Burnley.

Bola kemudian mengarah kepada Mane yang langsung menyambut bola dengan tendangan yang tak mampu dicegah Nick Pope dan melesak ke jala gawang tuan rumah. Sebuah penempatan bola yang sempurna dari pemain Senegal itu.

Tersengat oleh gol Mane, Burnley terus berupaya mencetak gol untuk menyamakan skor. Beberapa peluang mereka dapatkan melalui aksi Defour dan Arfield.

Pada menit ke-80, Barnes bahkan nyaris menyamakan kedudukan. Pelanggaran Alexander-Arnold kepada Gudmundsson, menghasilkan tendangan bebas untuk Burnley.

Bola kemudian mengarah ke Mee yang menyundulnya ke arah Vokes. Sang striker kemudian meneruskan bola kepada Barnes, yang menyambutnya dengan tendangan first-time. Sayangnya, bola melenceng dan lewat di sisi tiang jauh.

Tujuh menit kemudian upaya Burnley akhirnya terwujud. Skor menjadi 1-1 berkat gol Johan Berg Gudmunds­son. Gol berawal dari aksi Taylor yang menyisir sayap kiri dan memberikan umpan silang sempurna ke jantung kotak penalti Liverpool dan jatuh di depan Vokes.

Sang striker tak berupaya mengarahkan bola langsung ke gawang malah memberi umpan dengan sundulan kepada Gudmundsson. Pemain bernomor punggung 17 ini tak terjaga di tiang jauh dan dengan mudah menaklukkan Mignolet dengan tandukannya.

Namun Liverpool ternyata tak menyerah. Mereka terus berupaya mencari gol kemenangan. Upaya itu terwujud saat injury time tepatnya pada menit ke-94.

Liverpool memaksimalkan peluang dari tendangan bebas. Bola dikirim ke kotak penalti dan dimanfaatkan Lovren dengan sundulan yang mengarah ke duetnya di jantung pertahanan. Klavan yang mendapat peluang berhasil memaksimalkannya dan menjadi gol penentu kemenangan The Reds.

Susunan pemain:

Burnley (4-4-1-1); 29 Nick Pope; 26 Phil Bardsley, 5 James Tarkowski, 6 Ben Mee, 3 Charlie Taylor; 17 Johann Berg Gudmundsson, 16 Steven Defour, 4 Jack Cork, 37 Scott Arfield (21 Nahki Wells 86); 10 Ashley Barnes, 13 Jeff Hendrick (9Sam Vokes 71).

Liverpool (4-3-3): 22 Simon Mignolet; 66 Trent Alexander-Arnold, 6 Dejan Lovren, 17 Ragnar Klavan, 12 Joe Gomez; 21 Alex Oxlade-Chamberlain (32 Joel Matip 90+6), 23 Emre Can, 5 Georginio Wijnaldum; 19 Sadio Mane (9 Roberto Firmino 72); 29 Dominic Solanke, 20 Adam Lallana (7 James Milner 86).

 

sport-detik.com | Berita Bola, Prediksi Bola, Hasil Pertandingan, Jadwal Pertandingan, Skor Bola, Klasemen dan Transfer Pemain
Sumber : BeritaSatu.com

Pos Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *