Ikuti Kursus Pelatih, Cristian Gonzales Ingin Hasilkan Pemain Andal

Menjelang penghujung karier, banyak pemain sepakbola yang sudah mempersiapkan diri untuk melompat meniti karier barunya sebagai pelatih. Salah satu tahapan penting yang harus dilalui yakni mengikuti kursus kepelatihan guna mendapatkan bekal pengetahuan sekaligus lisensi kepelatihannya.

Langkah ini pula yang kini sedang dijalani Cristian Gonzales. Pemain yang kini membela klub Madura United ini tengah mengikuti kursus kepelatihan Lisensi C AFC yang digelar PSSI di Sawangan, Depok. Selain Gonzales, beberapa mantan pemain Timnas dan pemain yang masih aktif juga ikut dalam kursus periode ini. Mereka antara lain Ferri Rotinsulu, Muhammad Nasuha, Taufiq Kasrun, Nasrul Koto dan Berti Tutuarima.

Yang menarik, Gonzales menjadi pemain naturalisasi pertama, yang pernah membela timnas Indonesia, yang mengikuti program kursus kepelatihan ini. Pemain yang akrab di sapa El Loco ini mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PSSI dan klubnya yang memberi kesempatan untuk mengikuti program ini.

“Saya sangat senang dibantu PSSI untuk mengikuti kursus pelatih C AFC kali ini. Klub saya (Madura United) juga memberikan dukungan penuh. Sebentar lagi mungkin saya pensiun sebagai pemain sepakbola. Setelah itu saya ingin menjadi pelatih untuk menghasilkan pemain yang bagus untuk Indonesia,” jelas striker berusia 41 tahun asal Uruguay ini dilansir dari situs resmi PSSI, Kamis (15/2).

El Loco menambahkan, sepakbola Indonesia sudah memberi banyak hal kepada dirinya. Dia pun sangat bangga diberi kesempatan untuk membela timnas Indonesia dengan seragam kebanggaan Garuda di dada. Namun, El Loco masih ingin memberi sesuatu untuk sepak bola Indonesia yakni menjadi pelatih dan berupaya membantu menghasilkan pemain-pemain andal.

“Tantangannya tentu tidak mudah. Akan tetapi, dengan keyakinan, tekad yang kuat serta kerja keras, saya rasa hal ini bisa dilakukan. Sepak bola Indonesia punya potensi yang sangat besar. Kita harus bersama-sama membangun dan membesarkannya,” kata El Loco.

Direktur Teknik PSSI, Danurwindo membeberkan bahwa untuk tahun 2018 ini PSSI banyak menggelar kursus pelatih berlisensi AFC mulai dari C,B,A dan Pro AFC.

“Kami berharap semakin banyak jumlah pelatih dengan lisensi AFC. Ini menjadi hal yang positif terkait pengembangan sepak bola Indonesia. Selain itu, dalam kursus C AFC dan D Nasional materi filosofi sepak bola Indonesia (Filanesia) juga telah diberikan,” kata Danurwindo.

Filanesia adalah sebuah filosofi yang akan menjadi fondasi dan karakter sepak bola Indonesia, baik untuk pembinaan usia dini sampai profesional dari segi individu maupun tim.

Program kursus pelatih yang disiapkan untuk tahun 2018, yakni satu kali untuk A Pro AFC, satu kali A AFC, dua kali B AFC, dan 30 kali C AFC. Data PSSI saat ini terdapat 353 pelatih nasional yang sudah berlisensi AFC.

Berikut 24 Peserta Kursus C AFC di Sawangan 5-17 Februari 2018

1. Ferri Rotinsulu, Porprov Sumsel
2. M Nasuha, Banten
3. Apridiawan, Bhayangkara FC U-19
4. Ridho Bahtra, Persepar Pariaman
5. Herlan Zulfikar, Pelita Jaya
6. Arizona Hamadi, Persikota Tidore
7. Gilang Ramadhan, PS Taruna Persada
8. Dwi Joko P, Persiharjo
9. Cecep Djumhana, Kabomania
10. Ixsan Fajar Pranoto, Gama FC
11. Jordie Kartika A, Persibo
12. FX Yanuar Wahyu, Malang
13. Iswadi, Betawi FC
14. Taufik Kasrun, Persela
15. Gatot Prasetyo, Bandung
16. Dwi Karyawanto, Persema
17. M Andik Ardiansyah, Gresik United
18. Rudi Haryono, SSB Macan Putih
19. Ari Supriarso, Bhayangkara FC
20. Duani Pasatria, Akademi WCP
21. Alfaro Gonzales Cristian,Arema FC
22. David Alberth Tutuarima, Jakarta
23. Yunus Muchtar, Jawa Barat
24. Nasrul Koto, Jawa Tengah

 

sport-detik.com | Berita Bola, Prediksi Bola, Hasil Pertandingan, Jadwal Pertandingan, Skor Bola, Klasemen dan Transfer Pemain
Sumber : BeritaSatu.com

Pos Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *