Jalan Persija Masih Panjang Menuju Puncak Piala AFC 2018

Kemenangan 4-2 Persija Jakarta atas Tampines Rovers dalam laga AFC Cup 2018 grup H di Jalan Besar Stadium, Singapura, Selasa (24/4) malam membuat tim Macan Kemayoran menjadi juara grup.

Dengan begitu, otomatis tim Macan Kemayoran akan tampil di babak selanjutnya, yakni semifinal zona wilayah, AFF atau Asia Tenggara.

Memang, sistem fase gugur di AFC Cup 2018 cukup rumit. Persija harus menjalani banyak jalan menuju partai puncak yang sesungguhnya, dengan lolos sebagai wakil Asia Tenggara terlebih dulu. Fase ini mempertemukan Persija dengan para juara grup zona AFF.

Babak penyisihan AFC Cup 2018 terdiri dari sembilan grup. Pembagian grup ini didasarkan pada wilayah. Grup A-C adalah grup untuk tim-tim zona Asia Barat.

Baca Juga: Mantan Bek MU Sebut Permainan Chelsea Enak Ditonton

Grup D untuk tim zona Asia Tengah. Grup E untuk tim zona Asia Selatan. Grup F hingga H untuk zona AFF atau Asia Tenggara. Terakhir, grup I untuk zona Asia Timur.

Nah, Persija akan memperebutkan satu tiket wakil Zona Asia Tenggara dengan melawan juara grup F dan H, serta satu runner up terbaik dari zona Asia Tenggara ini.

Sesuai dengan bagan dari AFC, Persija harusnya berjumpa dengan juara dari grup F di babak semifinal zona. Sampai hari ini, penentuan juara masih berlangsung, yang diperebutkan oleh klub Filipina Ceres Negros dan klub Singapura, Home United.

Apabila lolos dari fase semifinal zona AFF, Persija akan berjumpa dengan pemenang antara juara grup H, Yangon United melawan runner-up terbaik di zona Asia Tenggara. Saat ini, masih ada dua kemungkinan, yakni diduduki oleh Home United atau Ceres Negros, tergantung hasil pertemuan kedua tim, Rabu (25/4) di Filipina.

Nah, kalau Persija bisa menjadi juara zona ini, maka selanjutnya akan masuk ke semifinal intra-zona dan bersaing dengan klub dari Asia Tengah, Asia Selatan, dan Asia Timur. Dalam fase penyisihan kali ini, mereka adalah tim-tim yang berada di grup D, E, dan I. Ini merupakan fase yang disebut playoff intra-zona.

Di zona lain, ada zona barat yang juga menjalani fase seperti yang zona Asia Tenggara jalani. Bedanya, mereka tak perlu bersaing dengan klub dari zona Asia Tengah, Timur, dan Tenggara. Juara tim yang bersaing di zona Asia Barat, otomatis menempati satu kursi di laga final AFC Cup 2018.

Jadi, bisa dikatakan bahwa perjalanan klub-klub dari zona Asia Tenggara, Asia Timur, dan Selatan, lebih panjang dibandingkan dengan zona Asia Barat yang tinggal menjalankan playoff di zona mereka.

 

sport-detik.com | Berita Bola, Prediksi Bola, Hasil Pertandingan, Jadwal Pertandingan, Skor Bola, Klasemen dan Transfer Pemain
Sumber : JPNN.com

Pos Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *