JOSE MOURINHO: MANCHESTER UNITED MUTLAK DAPAT PENALTI!

Mourinho mengklaim Red Devils seharusnya mendapat penalti saat Herrera dijatuhkan oleh Otamendi.

Jose Mourinho merasa Manchester United seharusnya mutlak mendapatkan penalti dan menyebut wasit melakukan kesalahan krusial saat menjamu Manchester City di Old Trafford, Minggu (10/12) malam WIB.

Dalam laga Liga Primer Inggris pekan ke-16 tersebut, Red Devils dibungkam rival sekota mereka saat beraksi di hadapan publik sendiri dengan hasil akhir kekalahan 2-1.

Sang manajer asal Portugal menyebut pasukannya layak mendapat penalti saat laga tersisa 11 menit, pasalnya ia menilai ada pelanggaran yang dilakukan Nicolas Otamendi terhadap Ander Herrera.

“Jelas penalti. Saya minta maaf untuk kami, untuk Michael [Oliver], saya pikir ia punya pertandingan yang bagus, tapi memang mutlak ada penalti. Anda setuju?,” jawab Mourinho ketika ditanya selepas pertandingan.”

Mourinho lebih lanjut mengklaim wasit Michael Oliver juga mengulangi kesalahan serupa yang dilakukan Mark Clattenburg dalam Derby Manchester musim lalu, yang juga berakhir dengan kekalahan skor identik.

“Wasit melakukan kesalahan, yang memang bisa terjadi. Musim lalu, kami memiliki situasi serupa saat lawan Manchester City, yang menang 2-1 dan tuan [Mark] Clattenburg tidak melihat adanya pelanggaran [Claudio] Bravo terhadap [Wayne] Rooney,” lanjutnya.

“Saya minta maaf untuk Michael Oliver karena ia punya performa yang bagus.”

“Ia manusia biasa, sudah mencoba untuk melakukan yang terbaik, sangat berkomitmen pada pertandingan. Tapi ia melakukan satu kesalahan dan itu krusial mempengaruhi hasil akhir permainan.”

Kekalahan tersebut membuat United kini berjarak 11 poin tertinggal dari City yang nyaman duduk di puncak klasemen sementara Liga Primer setelah membukukan 14 kemenangan beruntun.

 

sport-detik.com | Berita Bola, Prediksi Bola, Hasil Pertandingan, Jadwal Pertandingan, Skor Bola, Klasemen dan Transfer Pemain
Sumber : Goal.com ID

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *