traffic analysis

Kalahkan Dortmund Adu Penalti, Bayern Juara Supercup 2017

DFL-Supercup 2017 mempertemukan Borussia Dortmund dengan Bayern Munchen di Signal Iduna Park, Minggu (06/8). Dortmund berstatus juara DFB-Pokal 2016/17, sedangkan Bayern merupakan kampiun Bundesliga musim yang sama. Skor imbang 2-2 sepanjang waktu normal, Bayern menang adu penalti 5-4.

Dortmund mencetak gol terlebih dahulu melalui Christian Pulisic di menit 12, tapi keunggulan itu musnah setelah Robert Lewandowski menyamakan kedudukan pada menit 18. Anak-anak asuh Peter Bosz kembali memimpin berkat gol Pierre-Emerick Aubameyang menit 71, tetapi Bayern lagi-lagi mampu membalas setelah sebuah kemelut di depan gawang membuat Lukasz Piszczek menciptakan gol bunuh diri pada menit 88.

Kegemilangan kiper Sven Ulreich menepis tendangan Sebastian Rode dan Marc Bartra dalam adu penalti memastikan Bayern jadi juara.

Di DFL-Supercup edisi sebelumnya, Bayern keluar sebagai juara dengan kemenangan 2-0 atas Dortmund lewat gol-gol Arturo Vidal dan Thomas Muller. Kali ini, meski lewat perjuangan yang lebih keras, Bayern berhasil mempertahankan gelarnya.

Kesalahan Javi Martinez membuat Pulisic bisa merebut bola dan membawanya ke dalam kotak penalti. Satu lawan satu dengan Ulreich, Pulisic menuntaskannya dengan sebuah finishing yang dingin. Pelatih Bayern Carlo Ancelotti terlihat marah di bangku cadangan.

Skor imbang setelah Lewandowski menyambar crossing Joshua Kimmich yang lepas di sektor kanan. Video Assistant Referee digunakan untuk memastikan apakah Kimmich offside atau tidak. Hasilnya: onside. Dortmund 1, Bayern 1.

Dortmund kembali berada di depan berkat finishing berkelas Aubameyang. Diawali sebuah serangan balik cepat, Ousmane Dembele mengirim through ball pada Aubameyang. Kiper mencoba menerjang, tapi Aubameyang dengan tenang men-chip bola untuk menyarangkannya ke dalam gawang.

Dortmund sejatinya sudah berada di ambang kemenangan. Namun sebuah late own goal menyusul kemelut di depan gawang membuyarkan kemenangan mereka. VAR juga berperan dalam insiden ini.

Tak ada extra time. Laga langsung masuk babak adu penalti. Bayern mendapatkan giliran pertama.

Penendang pertama Bayern adalah Lewandowski, dan gol. Dembele dari kubu Dortmund juga menjalankan tugasnya dengan sempurna.

Bayern sempat cemas setelah Kimmich, penendang ketiga, gagal memasukkan penaltinya. Dortmund tak mampu memanfaatkannya. Rode, penendang keempat, dan Bartra sebagai penendang keenam gagal dengan penalti mereka. Ulreich jadi pahlawan dengan menahan penalti mereka berdua.

Bayern pun kini menjadi tim dengan titel DFL-Supercup terbanyak. Bayern menjuarai turnamen ini enam kali (1987, 1990, 2010, 2012, 2016, 2017). Mereka sekarang unggul satu atas Dortmund, yang menjuarainya pada edisi 1989, 1995, 1996, 2013 dan 2014.

Dortmund: Burki – Piszczek, Bartra, Sokratis, Zagadou (Passlack 77′) – Sahin, Castro, Dahoud (Rode 46′) – Dembele, Pulisic (Philipp 90′), Aubameyang.

Bayern: Ulreich – Rafinha, Hummels, Martinez (Süle 60′), Kimmich – Vidal, Rudy, Tolisso (Sanches 84′) – Muller (Coman 67′), Ribery – Lewandowski.

 

sport-detik.com | Berita Bola, Prediksi Bola, Hasil Pertandingan, Jadwal Pertandingan, Skor Bola, Klasemen dan Transfer Pemain
Sumber : Bola.net

Pos Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *