Konsorsium Tiongkok Tertarik Beli Newcastle United

Sebuah konsorsium di Tiongkok berminat menanamkan investasi ke Newcastle United. Mereka juga berencana mengambil alih semua kepemilikan klub Inggris itu.

Pemilik Newcastle United, Mike Ashley, dalam beberapa minggu terakhir menerima tawaran beberapa investor internasional, termasuk satu pihak dari Tiongkok.

Ashley, yang dulu dilaporkan pernah dua kali menjual klub timur laut London itu, kini mulai mempertimbangkan berbagai opsi yang datang.

Pada tahun 2015, Ashley mengatakan akan menjual klub jika sudah memenangkan satu trofi atau masuk kualifikasi Liga Champions.

“Kami sekarang pasti akan memenangkan sesuatu dan, omong-omong, saya tidak akan menjual sampai kita melakukannya.”

“Saya tidak akan menjual dengan harga berapa pun, dan saat saya mengatakan memenangkan sesuatu, jika kita bisa masuk dalam posisi untuk lolos ke Liga Champions, itu berarti memenangkan sesuatu.”

Klub tersebut terdegradasi dari Premier League musim panas 2016 lalu. Namun mereka langsung meraih promosi lagi setelah dengan status juara divisi Championship dengan keunggulan satu poin di atas Brighton and Hove Albion.

Jika konsorsium ini berhasil dalam negosiasinya, maka Newcastle akan menjadi klub kedua di Premier League yang menjadi milik pemodal Tiongkok setelah West Brom. Sementara konsorsium Tiongkok, CMC memiliki 13 persen saham di Manchester City.
Sebagian kecil saham klub Aston Villa, Birmingham City, dan Wolverhampton juga dikuasai pemodal Tiongkok.

 

sport-detik.com | Berita Bola, Prediksi Bola, Hasil Pertandingan, Jadwal Pertandingan, Skor Bola, Klasemen dan Transfer Pemain
Sumber : BeritaSatu.com

Pos Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *