Pertikaian Mahrez dan Leicester Bikin Asosiasi Pemain Gemas

Riyad Mahrez dan Leicester City bertikai karena kegagalan transfer. Si pemain mogok dan hingga kini kedua pihak belum juga berdamai.

Mahrez kembali gagal pindah klub pada bursa transfer Januari lalu. Ini kejadian yang kedua kalinya setelah negosiasi transfernya juga kandas di musim panas.

Manchester City masih menjadi peminat utamanya. The Citizens kembali mengetuk pintu Leicester dengan membawa proposal yang sebenarnya bisa dibilang bernilai besar.

Mereka menawarkan 65 juta pound sterling plus seorang pemain. Namun Leicester kabarnya menginginkan uang yang lebih besar, yakni senilai 95 juta pound. City pun kembali mundur teratur seperti yang terjadi di musim panas.

Baca Juga: Inter Kalahkan Milan, Spalletti: Kami Pantas Menang

Kegagalan transfer itu membuat Mahrez mengambek. Dia mangkir dari latihan tim dan sudah absen di dua pertandingan terakhir Leicester. Mahrez secara pribadi memang sudah ingin meninggalkan The Foxes, yang ditunjukkannya dengan mengajukan permintaan dijual.

Pertikaian antara Mahrez dan Leicester ini tak luput dari pengamatan Asosiasi Pemain Profesional (PFA). Asosiasi yang menaungi para pesepakbola di Inggris dan Wales itu telah menjalin kontak dengan kedua pihak, berharap situasi bisa membaik.

“Kalau isu ini perlu bantuan kami, maka sebuah tawaran telah diberikan kepada mereka. Leicester ingin bersikap sabar dan memahami. Kami harap si pemain akan mengapresiasi situasi yang ada pada saat ini,” ungkap Ketua PFA Gordon Taylor dikutip BBC.

“Lebih cepat persoalan ini diatasi, lebih baik untuk semua pihak. Tapi terkadang hal-hal seperti ini memang bisa ditangani dengan cepat dan kali lain butuh waktu lebih lama,” imbuhnya.

Mahrez musim ini tampil impresif dengan torehan delapan gol dan delapan assist dari 24 pertandingan di Premier League.

 

sport-detik.com | Berita Bola, Prediksi Bola, Hasil Pertandingan, Jadwal Pertandingan, Skor Bola, Klasemen dan Transfer Pemain
Sumber : Detik.com

Pos Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *