Punya Modal Besar di Laga Pamungkas

Stadion H Agus Salim, Padang, masih terbukti angker bagi tim manapun yang datang bertandang ke sana.

Korban tim berjuluk Kabau Sirah, Senin (12/12), adalah tim asuhan Jafri Sastra, Mitra Kukar dengan skor 3-2, Senin (12/12).

Bertandang ke Padang untuk kedua kalinya dengan membawa dua tim berbeda, Jafri Sastra lagi-lagi harus mengakui keunggulan mantan tim yang pernah dibesutnya tersebut.

Sebelumnya, di putaran pertama Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, Jafri yang mengarsiteki Persipura Jayapura juga harus takluk dengan skor 2-0 dari Kabau Sirah.

Menanggapi kekalahan kedua dari tim almamaternya, Jafri mengakui, Semen Padang pantas memetik tiga poin.

“Dua kali datang dengan dua tim berbeda, saya selalu kalah di sini. Tapi, ini akan menjadi bahan evaluasi kami untuk menghadapi kompetisi resmi musim depan,” kata pria asal Payakumbuh seperti diberitakan Padang Ekspress (Jawa Pos Group).

Secara sportif, Jafri mengakui, para pemainnya mengalami penurunan performa di dua pertandingan terakhir. Menurutnya, hal itu tidak lepas dari jadwal padat, serta pejalanan panjang yang harus ditembuh Yogi Rahardian, dkk, berpengaruh terhadap fisik para pemainnya.

”Tapi, saya tidak ingin menjadikan hal itu sebagai alasan. Karena, sebelum pertandingan ini  kami juga tidak sempat berlatih lagi,” pungkas Jafri.

Tiga gol Kabau Sirah pada pertandingan tersebut diciptakan oleh Riko ”Ucok” Simanjuntak pada menit ke-21, Irsyad Maulana (59’), dan Vendry Mofu (71’).

Sedangkan gol balasan Naga Mekes (julukan Mitra Kukar) diciptakan Marlon da Silva menit 34 dan Yogi Rahardian di masa injury time babak kedua.

Tambahan tiga poin pada pertandingan tersebut tidak berpengaruh banyak terhadap posisi Semen Padang di klasemen sementara.

Tim yang didanai pabrik semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara tersebut masih terpaku di peringkat 10 klasemen sementara dengan koleksi 49 poin.

Sementara Mitra Kukar, meski kalah tetap berada satu strip di atas Semen Padang yang masih bertahan di peringkat 9 dengan koleksi poin 49, unggul head to head dari tuan rumah.

Atas kemenangan tersebut, Pelatih Semen Padang, Nilmaizar, mengaku timnya punya modal besar saat melakoni laga pamungkas melawan Persegres Gersik.

“Intinya kami bisa memetik tiga poin. Karena, kalau kalah atau draw akan sangat berpengaruh terhadap penampilan kami di pertandingan terakhir, kontra Persegres Gersik,” pungkasnya.

 

sport-detik.com | Berita Bola, Prediksi Bola, Hasil Pertandingan, Jadwal Pertandingan, Skor Bola, Klasemen dan Transfer Pemain
Sumber : JPNN.com

Pos Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *