Ribut Neymar & Cavani, Mimpi PSG di Liga Champions Terancam

Paris Saint-Germain musim ini bernafsu meraih gelar juara Liga Champions. Tekad besar itu mereka tunjukkan dengan kegilaan di bursa transfer musim panas lalu.

Neymar ditebus Les Parisiens dengan harga Rp3,4 triliun dari Barcelona. Ditambah lagi meminjam Kylian Mbappe dari AS Monaco dengan opsi permanen di musim berikutnya.

 Tambahan dua pemain tersebut membuat skuat asuhan Unai Emery bertabur bintang. Angel Di Maria, Edinson Cavani, Marco Verrati, Dani Alves dan Thiago Silva sebagian di antaranya.

Akan tetapi, mimpi itu dalam posisi terancam. Konflik internal yang dipicu rebutan penalti antara Neymar dan Cavani membuat suasan tim jadi tidak harmonis.

Insiden tersebut terjadi ketika PSG berhadapan dengan Lyon di laga lanjutan Ligue 1. Alves merebut bola dan Cavani dan memberikannya kepada Neymar.

Tak terima jatahnya diambil paksa, Cavani tetap diam dalam posisi sebagai penendang. Neymar akhirnya memilih mengalah. Namun sayang, eksekusi tersebut justru gagal dimaksimalkan.

Tak ingin anak asuhnya semakin ribut. Emery memberi pernyataan, tanpa harus membela salah satu dari pemainnya yang berkonflik.

“Kami memiliki banyak pemain yang bisa menjadi eksekutor penalti. Saya ingin keduanya, Neymar dan Cavani untuk mengambilnya. Mereka akan lebih banyak menjadi eksekutor,” tutur Emery, seperti dikutip dari laman resmi UEFA.

 

sport-detik.com | Berita Bola, Prediksi Bola, Hasil Pertandingan, Jadwal Pertandingan, Skor Bola, Klasemen dan Transfer Pemain
Sumber : VivaNews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *