Saat Santiago Bernabeu Berubah Jadi Angker Buat Real Madrid

Keterpurukan Real Madrid pada musim ini memunculkan fenomena baru. Markas klub itu, Santiago Bernabeu, kini tak lagi jadi tempat angker yang ditakuti lawan. Bahkan klub-klub gurem pun mampu tampil mengejutkan di stadion yang sebelumnya jadi benteng kokoh Madrid itu.

Dalam laga terakhirnya, Madrid harus rela meraih hasil imbang 2-2 saat menjamu Numancia, klub divisi II, dalam ajang Copa del Rey, Kamis dinihari tadi. Untungnya, hasil seri itu tetap mampu mengantar Madrid lolos ke perempat final dengan skor agregat 5-2.

Numancia bukan satu-satunya tim yang pernah merasakan hasil imbang di Bernabeu pada musim ini. Sebelumnya, tim papan bawah, Fuenlabrada, juga pernah merasakan hasil serupa. Meski hasil tersebut lebih disebabkan Zidane yang merotasi pemain secara besar-besaran, hasil itu tetaplah tidak baik bagi juara bertahan La Liga.

Pada musim 2017/2018, banyak tim yang juga telah membuktikan reputasi Bernabeu tidak lagi menyeramkan seperti sebelumnya. Tercatat, Los Blancos harus puas meraih lima hasil imbang dan menelan dua kekalahan di kandangnya.

Baca Juga:

Catatan tersebut kian diperburuk dengan angka kebobolan yang ditorehkan skuad Los Blancos di Santiago Bernabeu. Tercatat, di kandang sendiri, tim yang digawangi Keylor Navas tersebut telah kebobolan 16 kali. Jumlah tersebut lebih dari separuh jumlah kebobolan Los Blancos sepanjang musim ini, yaitu 30 kali.

Apakah pelatih Zinedine Zidane frustrasi melihat kondisi itu? Pelatih asal Prancis itu memilih memberikan respons diplomatis. “Itu tidak mengkhawatirkan saya,” katanya. “Saya akan tetap bekerja. Tidak akan ada yang menghentikan saya dari itu.”

Zidane juga mengaku tidak khawatir dengan persepsi pendukung terhadap performa timnya. “Saya tidak bisa mempedulikan kritikan,” ujarnya.

Zidane memilih tak menyalahkan para pemainnya atas hasil yang mengecewakan tersebut. Sebelumnya, ia juga berkukuh skuad yang dimilikinya sekarang sudah cukup baik.

“Saya percaya dengan skuad saya, dan kami akan melihat apa yang akan terjadi pada akhir musim nanti,” ucapnya saat diwawancarai beIN Sports seusai laga melawan Numancia, kemarin malam. “Kami masih bisa untuk melaju ke babak selanjutnya, dan itu adalah hal yang terpenting,” tuturnya.

Pria berdarah Prancis tersebut juga beralasan hasil imbang kontra Numancia dapat disebabkan tim lawan yang tidak mudah menyerah. “Hasil pertandingan tersebut masuk akal karena Numancia tidak menyerah,” katanya.

Selanjutnya, Real Madrid dijadwalkan akan melakoni laga kandang melawan Villareal pada Sabtu, 20 Januari 2018.

 

sport-detik.com | Berita Bola, Prediksi Bola, Hasil Pertandingan, Jadwal Pertandingan, Skor Bola, Klasemen dan Transfer Pemain
Sumber : Bisnis.com

Pos Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *