Tak Bisa Dihisap, Sarri Pilih Kunyah Rokoknya

Orang Indonesia sudah pasti paham dengan pepatah ‘Di mana langit dijunjung, di situ bumi dipijak’. Ujar-ujar itu kurang lebih berarti agar seseorang selalu menghormati budaya atau aturan setempat. Hal tersebut sepertinya juga dipahami oleh pelatih anyar Chelsea, Maurizio Sarri.

Sebagai informasi, pria berusia 59 tahun itu adalah seorang perokok berat. Sewaktu di Napoli, Sarri menghabiskan belasan bungkus rokok dalam satu hari. Ia pernah mengatakan bahwa rokok dan secangkir kopi mampu membantunya berpikir jernih.

Pria berkacamata itu beberapa kali tertangkap kamera tengah merokok di pinggir lapangan, yakni dari bench. Di Italia, tidak ada larangan merokok di dalam lingkungan stadion. Peraturan berbeda ada di Inggris.

Seluruh stadion di Negeri Ratu Elizabeth itu diharuskan steril dari asap rokok. Tak pelak, Sarri diprediksi akan kesulitan untuk menghisap rokok seperti yang biasa dilakukannya di Italia. Sayangnya, ia tidak kehilangan akal untuk tetap menikmati nikotin kala memimpin anak asuhnya di pinggir lapangan.

Dilansir dari Sport Bible, Selasa (14/8/2018), Sarri terlihat asyik mengunyah sebatang rokok saat mendampingi anak asuhnya di Stadion John Smith pada Sabtu 11 Agustus malam WIB. Entah berhubungan atau tidak, Chelsea yang diasuhnya mampu tampil impresif dengan membawa pulang tiga poin dari kandang Huddersfield Town.

Kebiasaan Sarri yang perokok berat itu pernah disikapi oleh Red Bull Leipzig dengan baik saat Napoli bertandang musim lalu. Tim asal Jerman tersebut membuat satu ruang khusus merokok bagi Sarri agar dirinya merasa nyaman saat bertandang.

 

sport-detik.com | Berita Bola, Prediksi Bola, Hasil Pertandingan, Jadwal Pertandingan, Skor Bola, Klasemen dan Transfer Pemain
Sumber : Okezone.com

Pos Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *