Timnas U-21 Spanyol Berpeluang Ulangi Kesuksesan Era Luis Milla

Tim nasional (timnas) U-21 Spanyol melaju ke final Piala Eropa U-21 setelah menang 3-1 atas Italia di Stadion Marshal Jozef Pilsudski, Selasa (27/6/2017).

Adalah Saul Niguez yang menjadi protagonis utama dengan memborong trigol La Rojita, julukan Spanyol muda. Italia cuma membalas lewat lesakan Federico Bernardeschi.

Dengan begitu, Spanyol berpeluang meraih gelar juara Piala Eropa U-21untuk kali kelima. Salah satu titel diraih pada edisi 2011, ketika Luis Milla yang kini melatih timnas Indonesia, masih memegang kendali.

Pertandingan sebetulnya berjalan seimbang menilik perolehan peluang. Direkam UEFA, Spanyol melepaskan lima tembakan jitu, sedangkan Italia memiliki satu tendangan tepat sasaran lebih banyak.

Saul menjadi pemecah kebuntuan laga yang sempat berakhir imbang “kacamata” dalam 45 menit pertama. Delapan menit setelah sepak mula, dia menggetarkan gawang Gianluigi Donnarumma dengan tembakan kaki kiri terukur.

Italia kian tertekan karena Roberto Gagliardini diganjar kartu kuning kedua lima menit setelahnya. Dia dianggap melakukan pelanggaran keras kepada Daniel Ceballos.

Namun, Italia justru mampu menyamakan kedudukan dengan sepuluh pemain pada menit ke-62. Bernardeschi sempat melewati Jesus Vallejo sebelum menaklukkan Kepa Arrizabalaga di bawah mistar Spanyol.

Skor imbang lekas direspons oleh Spanyol. Mereka cuma membutuhkan tiga menit untuk kembali mencatatkan keunggulan.

Berdiri 25 meter dari gawang, Saul menyambut sodoran Gerard Deulofeu untuk mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini.

Saul menggenapkan catatan impresifnya dalam pertandingan ini dengan satu gol lagi pada menit ke-74. Dia bekerja sama dengan Marco Asensio yang bergerak di sisi kanan, sebelum melepaskan tembakan jarak dekat.

Skor 3-1 untuk kemenangan La Rojita bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit Slavko Vincic. Spanyol pun mengunci tiket ke partai puncak.

Mereka akan melawan Jerman pada pertandingan final di Stadion Cracovia, Jumat (30/6/2017). Jerman memastikan tempat terlebih dahulu berkat kemenangan atas Inggris via adu penalti.

Dalam duel “tos-tosan”, dua eksekutor Inggris, Tammy Abraham dan Nathan Redmon, mengalami kegagalan., sedangkan Jerman cuma diwakili Yannick Gerhardt di daftar gagal.

Spanyol 3-1 Italia (Saul Niguez 53′, 65′, 74′ – Federico Bernardeschi 62′)

Spanyol: 1-Kepa Arrizabalaga; 2-Hector Bellerin, 4-Jorge Mere, 5-Jesus Vallejo, 19-Johny; 8-Saul Niguez, 22-Marcos Llorente, 6-Daniel Ceballos; 7-Gerard Deulofeu, 12-Sandro Ramirez, 11-Marco Asensio
Pelatih: Albert Celades

Italia: 1-Gianluigi Donnarumma; 2-Davide Calabria, 13-Mattia Caldara, 4-Daniele Rugan, 3-Antonio Barrecal 15-Marco Benassi, 18-Roberto Gagliardini, 6-Lorenzo Pellegrini, 20-Federico Chiesa; 11-Andrea Petagna, 10-Federico Bernardeschi
Pelatih: Luigi Di Biagio

Wasit: Slavko Vincic (Slovenia)

 

sport-detik.com | Berita Bola, Prediksi Bola, Hasil Pertandingan, Jadwal Pertandingan, Skor Bola, Klasemen dan Transfer Pemain
Sumber : Kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *