Wasit di Piala Wali Kota Ternate Babak Belur Dianiaya Pemain

Turnamen Piala Wali Kota Ternate, Maluku Utara (Malut), Minggu (25/12), dinodai dengan penganiayaan terhadap wasit Ishak Ibrahim yang memimpin pertandingan antara PS Banteng melawan PS Puma. Akibatnya kepala wasit Ishak dan pelipis mengalami luka robek.

Ketua Panitia Piala Wali Kota Ternate, Amin Subuh menyatakan, insiden penganiayaan yang dilakukan pemain PS Banteng terhadap wasit terjadi setelah penyerang PS Puma mencetak gol melalui penyerangnya Rahmat Rivai di babak kedua menit 69 dan merubah skor menjadi 1-0 untuk PS Puma.

Gol yang dicetak mantan pemain Timnas Indonesia itu dinilai berbau offside, akibatnya ratusan pendukung PS Banteng masuk ke lapangan dan melakukan pelemparan terhadap perangkat pertandingan.

Bahkan, wasit Ishak Ibrahim akan melanjutkan pertandingan mendapat perlawanan dari ofisial PS Banteng, bahkan mereka mengejar menyerang wasit.

Saat itu, sejumlah pemain PS Banteng yang berdekatan dengan wasit langsung menganiaya.  Pukulan dan tendangan membabi buta mulai dari pemain cadangan hingga pendukung tim diterima wasit Ishak.

Polisi yang berjaga di pertandingan tersebut langsung mengamankan wasit dan membawanya ke RSU Chasan Boesoerie untuk mendapatkan pelayanan medis.

Amin mengatakan, tindakan anarkis pendukung PS Banteng ini membuktikan suporter belum menunjukkan sikap yang dewasa dalam menerima hasil pertandingan.

“Oleh karena itu, kami meminta kasus ini diproses hukum dan komisi disiplin dapat mengambil keputusan dengan mengacu pada aturan PSSI,” katanya.

Turnamen Piala Wali Kota Ternate ini masuk babak empat besar masing-masing tim yang lolos yakni PS Persisam Sangaji, PS Olimpic, PS Sinar Selatan dan PS Puma.

Turnamen ini juga diikuti tiga pemain tim nasional (timnas) Indonesia Piala AFF 2016 asal Ternate. Mereka adalah Rizki Pora, Zulham Zamrun, Abduh Lestaluhu.

 

sport-detik.com | Berita Bola, Prediksi Bola, Hasil Pertandingan, Jadwal Pertandingan, Skor Bola, Klasemen dan Transfer Pemain
Sumber : BeritaSatu.com

Pos Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *