traffic analysis

Wenger Sebut Transfer Neymar ke PSG Tidak Masuk Akal

Arsene Wenger mengecam tujuan Paris Saint-Germain mendatangkan Neymar yang dinilai berbau politis. Ia menilai transfer pemain asal Brasil itu tidak masuk akal.

PSG selangkah lagi mendapatkan Neymar dari Barca. Klub raksasa Ligue 1 itu telah menebus klausul pelepasannya sebesar 222 juta euro atau sekitar Rp 3,5 triliun.

Banyak anggapan transfer Neymar ke PSG didasari keinginan sang pemilik, Nasser Al-Khelaifi, meningkatkan eksistensi negara asalnya, Qatar. Memecahkan rekor transfer pemain dinilai bisa meningkatkan martabat negara teluk tersebut.

Transfer Neymar ke PSG sendiri sudah coba dijegal lewat aturan Financial Fair Play. Wenger menilai hal itu sia-sia.

“Menurut saya, ini adalah konsekuensi kepemilikan klub yang sudah mengubah total tatanan sepakbola dalam 15 tahun terakhir. Ketika negara memiliki klub, semuanya mungkin saja terjadi,” kata Wenger seperti dilansirIndependent.

“Akan sulit untuk menghormati aturan Financial Fair Play sebab ada banyak jalan lain untuk suatu negara mendapatkan pemain yang bisa merepresentasikan negara itu sendiri,” Wenger menambahkan.

Menurut Wenger, kasus transfer Neymar sudah tidak masuk akal. Ia juga menilai sepakbola bukanlah tempat untuk berinvestasi.

“Angka-angka yang terlihat hari ini melibatkan gairah, harga diri, dan minat publik, dan anda jadi tidak bisa lagi berpikir secara rasional. Anda tidak bisa membenarkan investasi, itu tidak biasa untuk permainan ini,” Wenger melanjutkan.

“Itulah mengapa saya selalu mendukung sepakbola tetap hidup dengan sumber dayanya sendiri. Terlepas dari itu, kita tidak lagi berada di periode yang berpikir ‘kalau saya berinvestasi, saya akan mendapatkan hasilnya’. Kita sudah di luar dari itu,” tegas manajer asal Prancis itu.

 

sport-detik.com | Berita Bola, Prediksi Bola, Hasil Pertandingan, Jadwal Pertandingan, Skor Bola, Klasemen dan Transfer Pemain
Sumber : Detik.com

Pos Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *